Tingkatkan Kerukunan Antar Umat Beragama Butuh Komunikasi Intensif

share on:
Para peserta tampak cukup antusias mengikuti diskusi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, di Tembi, Bantul, Rabu (18/11/2020) || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Seiring dengan berjalannya waktu, kerukunan antar umat beragama dan golongan di Kabupaten Bantul diharapkan semakin menguat. Hal ini tentu saja membutuhkan komunikasi intensif diantara para tokohnya hingga ke tingkat bawah.

Demikian benang merah yang bisa ditarik dari diskusi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bantul, di Tembi, Sewon, Rabu (19/11/2020).

Kabid Kewaspadaan dan Pegawasan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bantul, Sumarito, mengungkapkan diskusi ini intinya sebagai upaya memperkuat kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat untuk menciptakan susasana damai, aman dan tertib. Diikuti oleh berbagai pihak diantaranya pengurus atau perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama, KUA dan unsur kepemudaan Kecamatan se- Kabupaten Bantul. Sedangkan para pembicaranya Arini Rabbi (dari Pusham UII), Anyokro Riyatno (Tenaga Ahli DIY), Wiharno (Kemenag Bantul) dan dr Ansori dari Dinas Kesehatan Bantul.  

Wiharno menyatakan, selama konflik di tengah masyarakat bisa terjadi akibat ego ingin menang sendiri, tidak menghargai pendapat kelompok lain. 

“Oleh karena itu toleransi antar golongan harus selalu lebih dipekuat oleh siapapun, dan dari manapun asalnya,” kata Wiharno.

Menurutnya, hal itu, biasanya golongan teroris atau yang lazim disebut ektrem kanan dan ekstrem kiri intoleransi, bersikap ingin menangnya sendiri tanpa menghargai pendapat dan keinginan golongan lainnya.     

Mersepon hal itu, Arini Robbi menyatakan pentingnya menguatkan kerukunan dan menghindari konflik di tengah masyarakat, tentu tak lepas dari peran FKUB dan Bakesbangpol agar lebih ditingkatkan.

“Fokus kerja dari Bakesbangpol tidak hanya cendedrung terfokus pada legaslitas pendirian tempat ibadah, namun juga harus meluas pada program yang bersifat untuk terjalinnya komunikasi antar umat beragama dan golongan,” harap Arini Robbi. (Supardi)

 

 

 


share on: