Tim Penanggulangan Kemiskinan Sleman Lakukan Orientasi di Wedomartani

share on:
Pelaksanaan orientasi Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Kalurahan dan Padukuhan di wilayah Kalurahan Wedomartani Ngemplak, Rabu (15/4/2026) || YP-ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman melaksanakan orientasi Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Kalurahan dan Padukuhan di wilayah Kalurahan Wedomartani Ngemplak, Rabu (15/4/2026). 

BACA JUGA: Kuota Haji DIY 3.748 Jemaah, Wabup: Tahun Ini Menjadi Momentum Penting

Pelaksanaan orientasi ini dimaksudkan untuk memastikan program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan dilaksanakan secara optimal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sleman. 

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sekaligus Ketua TKPK Kabupaten Sleman mengatakan agenda ini (orientasi TPK) menjadi proses reflektif dalam menilai sejauh mana langkah dan kebijakan yang telah dijalankan dapat menyentuh dan menyelesaikan masalah mendasar masyarakat yaitu kemiskinan ditingkat padukuhan dan kalurahan.

BACA JUGA: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Penilaian ini dilakukan dengan diskusi secara langsung TKPK Kabupaten Sleman dengan TPK Kalurahan dan Padukuhan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi TPK Kalurahan dan Padukuhan di lapangan. 

"Orientasi TPK ini harus dimaknai sebagai langkah awal untuk membangun pemahaman yang sama, bahwa tugas kita bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi memastikan terjadinya perubahan yang berkelanjutan," jelas Danang. 

BACA JUGA: TMMD Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Perkuat Ketahanan Nasional

Ia menekankan pentingnya kepekaan TPK dalam membaca kondisi riil di lapangan secara objektif. Hal tersebut perlu didukung dengan data akurat, sasaran yang tepat, dan intervensi yang sesuai kebutuhan masyarakat. 

"Di sinilah pentingnya pendekatan berbasis data dan partisipasi masyarakat. Libatkan warga, dengarkan aspirasi mereka, dan jadikan mereka subjek dalam pembangunan, bukan sekadar objek," jelasnya. 

BACA JUGA: Pemkab Sleman Bertekad Ujudkan Pemerintahan Berintegritas

Dalam kesempatan tersebut Danang juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dan sinergi. Menurutnya dengan kolaborasi yang kuat, maka program penanggulangan kemiskinan akan lebih efektif dan berkelanjutan. (Agn) 


share on: