Tersangka Pembunuh Sepupu Ditangkap Hanya Dalam Hitungan Jam

share on:
Tersangka pembunuhan sepupu (biru) diperlihatkan dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Rabu (31/3/2021) sore || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) – Hanya dalam hitungan jam, kasus pembunuhan di Banguntapan Bantul berhasil diungkap. Tersangkanya, NK (22) asal Samarinda. Sedangkan korban Bud (38) tak lain masih memiliki hubungan famili dengan tersangka.

“Tersangka kami tahan, masih menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Kasat reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi kepada awak media, di Mapolres Bantul, Rabu (31/3/2021).

Diungkapkan, terungkapnya kasus pembunuhan ini berkat kerja aparat Polres Kulonprogo yang pada 31 Maret 2021 pagi memergoki sebuah mobil Innova tanpa plat nomor. Dari dalam mobil tersebut kedapatan tersangka yang setelah diinterogasi mengaku baru saja membunuh korban di wilayah Banguntapan dan mayatnya dibuang di Argodadi Sedayu Bantul.

Melalui kerjasama koordinatif dengan aparat Polsek Sedayu dan Polres Bantul, tersangka kemudian dikeler menuju tempat pembuangan jenazah korban tersebut yang telah dibunuh sejak 6 jam sebelumnya.

AKP Ngadi mengungkapkan dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku melakukan pembunahan karena sering dibully dan mendapat ancaman hendak dibunuh oleh korban pada beberapa waktu sebelumnya.

Kemudian pada malam sesaat sebelum kejadian, tersangka kebetulan berpapasan dengan korban yang sedang mengendarai Innova. Saat mobil berhenti, tersangka menuruti korban masuk ke dalam mobilnya. Namun begitu berada di dalam mobil langsung menjerat korban dengan kawat yang sudah dipersiapkan dibawa dari rumah.

Mengetahui korban sudah tidak bernyawa, tersangka selanjutnya mengambil alih stir dan melajukan kendaraan berputar bermaksud membuang jazad korban. Hingga sampailah di pinggir sungai Selo Gedong, Argodadi, Sedayu, Bantul. Di tempat ini jazad tersangka dibuang, lalu tersangka kembali mengendarai mobil menuju Naggulan bermaksud membuang barang bukti sebelum akhirnya kepergok aparat Polres Kulonpprogo.

“Kami masih memeriksa tersangka dan saksi-saksi,” tegas AKP Ngadi.

Selain menangkap tersangka, polis juga mengamankan barang bukti antara lain berupa mobil nnova, 1 STNK mobil tersebut, 1 STNK motor Vixion dan 1 unit ponsel. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 340, 338 dan 351 ayat 3 KUHP. (Spd)    

  

 


share on: