Teguh Konsen Kawal Pengembangan Perekonomian Desa

share on:
Suasana reses yang dimanfaatkan Teguh untuk mensupport masyarakat desa meningkatkan perekonomian || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Anggota DPRD Kabupaten Bantul dari Fraksi Partai Golkar, Teguh Santoso SE bertekad mengawal warga dslam upaya pengembangan perekonomian pedesaan melalui sektor pertanian (peternakan) kambing dan pariwisata di pedesaan yang ada di Kapanewon Piyungan.

“Atensi saya ini menjadi tekad dan tentunya akan dilakukan bersama dengan masyarakat. Artinya saya akan selalu melakukan terobosan kepada pihak Pemerintah dan lainnya,” ungkap Teguh Santoso SE dalam forum resesnya, di Gudung Pertemuan (Serba Guna) Dusun Ngemplak Sari Srimulyo Piyungan Bantul, Rabu (5/5/2021) petang.

Pendampingan dan pengembangan peternakan melalui dua kelompok ternak yang sudah terbentuk yaitu Sumber Mulyo dan Ngudi Mulyo yang ada di Kalurahan Srimulyo. Semoga secepatnya jika ada bantuan dari pemerintah terkait dengan hal itu bisa segera terealisasi. 

“Meski ini akan saya kawal terus, namun agar usaha ini nantinya bisa terus berkembang dan berkesinambungan, saya juga mengharapakan sekaligus mengingatkan agar para petani jangan terbiasa menjual bantuan ternak, melainkan harus memiliharanya dengan baik agar menguntungkan,” demikian pesan Teguh.

Disebutkan, secara kebetulan Rabu tadi telah diadakan pertemuan dan semacam sosialisasi dua kelompok ternak itu di Ngemplak Sari. Dalam kesempatan itu juga dihadiri oleh PPL dan Pemerintah Kapanewon Piyungan maupun Pemerintah Kalurahan Srimulyo. Ini merupakan semacam ‘lampu kuning’ (pratanda) bahwa usaha peternakan ini nantinyanbisa tumbuh berkembang.

Tentang penguatan perekonomian masyarakat di sektor pariwisata, akan ditempuh lewat pemberdayaan potensi  tiga Obyek Wisata yaitu Bukit Wangi Tinatar, Bukit Pangol Hil dan Kebun Pring Srimulyo.

Ini yang akan diupayakan adalah pendampingan perbaikan sarana prasarana yang dibutuhkan. Salah satunya adalah akan ada  bantuan pengaspalan jalan yang realisasinya terpaksa  pada tahun 2022, karena pada tahun 2021 APBD Bantul dilakukan refocusing untuk percepatan dan pemberantasan pandemi Covid-19.

Pada forum reses kali ini juga muncul harapan dan usulan dari warga agar nantinya ada bantuan perangkat gamelan untuk pelestarian kesenian daerah ketoprak. Selain itu harapan lainnya dari masyarakat juga agar nantinya terjadi pengembangan ekonomi melaui hom industri di Srimulyo khusunya dan Piyungan umumnya. (Supardi)

 


share on: