Teater Eska Siapkan Pentas Tiga Bayangan 5.0, Catat Tanggal Pergelarannya

share on:
Pementasan sebelumnya || YP-Dok.Teater Eska

Yogyapos.com (YOGTYA) - Teater Eska, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta akan menggelar Pentas Teater Tiga Bayangan 5.0, di Gelanggang Teater Eska, pada 9 September 2023 pukul 19.30 WIB.

Pergelaran kali ini merupakan pementasan dengan konsep pemanggungan satu malam yang berisikan pementasan tiga buah karya berbeda, yang bertajuk PANTA RHEI yang disutradarai oleh Muhim RA, HEL: OS DES disutradarai oleh Fahrul FH, dan Wajah Diri Terbelah disutradarai Dino Manggala.

BACA JUGA: Dr Syahganda Nainggolan : Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk Perubahan dan Persatuan

Semua karya tersebut memiliki tema yang satu. Pentas Tiga Bayangan yang ke lima ini membawakan isu terkait “Digitalitas Kehidupan”. 

Di era supremasi digitalitas (kehidupan digital) hari ini, manusia digital menikmati sekaligus terisolasi dalam ruang kehidupan yang terberi. Kita menggenggam otonomi diri sekaligus terdikte oleh tangan-tangan yang tak tampak. Begitu bias jarak antara kebebasan dan ke(tak)bebasan di sana, sehingga sangat dimungkinkan terjadinya ketergantungan.

“Dengan realitas dimana digitalisasi sudah sangat mengaburkan otonomi diri maka daripada itu kami mengakat sebuah tema yang berisikan tentang realitas saat ini yakni supremasi digital yang dengan ditandai maraknya media-media digital baru yang menjadi bagian dari kegiatan kita sehari-hari,” ujar Ahmad David, produser pementasan kepada yogyapos.com, Selasa (5/9/2023).

BACA JUGA: Surya Paloh dan Anies Bukan Pengkhianat

Berkiblat pada tradisi pemanggungan Teater Eska, Pentas Tiga Bayangan mempertahankan eksplorasi dan permainan simbol-simbol demi merepresentasikan berbagai persoalan yang menjadi latar kontekstualnya bukan secara vulgar, melainkan padat dan syarat akan makna-makna. Seluruh elemen yang ada di atas panggung bukan hanya sebagai pendukung adegan belaka, melainkan bisa saja menjadi salah satu dari adegan itu sendiri.

 Hal ini memberikan sensasi menonton sebuah karya teater yang baru, dimana penonton dapat memahami sebuah permasalahan dengan alur cerita yang berbeda. “Dengan memberikan salah satu alternatif alat baca esensi dari kenyataan sosial, maka melalui Pentas Tiga Bayangan, kami berharap masyarakat (penonton) dapat menangkap sesuatu dari wacana yang telah kami angkat dan merefleksikannya, selanjutnya menjadi bahan evaluasi bersama dalam melihat dan memperlakukan realita sosial bahkan virtual dan budaya di sekitar kita,” tandas Ahmad David

BACA JUGA: Lurah Non Aktif Caturtunggal Tampak Tenang Jalani Sidang Perdana

Pentas Tiga Bayangan 5.0 dibuka untuk umum dengan mengundang berbagai pengamat digital, penjabat pemerintah, akademisi dan pengamat teater. Melalui pementasan ini, kita akan dihadap-hadapkan dengan realitas kehidupan yang seringkali luput dari perhatian kita. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bagian keproduksian atas nama Ahmad David, dengan kontak 081324469167. (*)

 

 

 


share on: