Sunardi Merespon Anjuran Pemkab Hidupkan Kembali Bumdes Giri Wangi

share on:
Mantan Lurah Desa Imogiri, Sunardi berobsesi menghidupkan kembali Bumdes Giwr Wangi || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) – Terpaan pandemi Covid-19 terhadap gerak roda perekonomian memang terasa. Berbagai pihak dipaksa untuk putar otak, mencari terobosan, tak terkecuali lembaga desa kini giat melakukan upaya-upaya pertumbuhan perekonomian di wilayahnya.

Hal ini seperti sedang dicoba dilakukan di Desa Imogiri Kacamatan Imogiri Kabupaten Bantul, melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). “Sebenarnya pada tahun 2018 Imogiri sudah membuat Bumdes Giri Wangi di sebelah selatan pintu masuk Pasar Imogri. Namun kisos-kiosnya belum dikelola secara peofesional. Maka saya mengharapkan agar nantinya pada tahun 2021 mulai digarap kembali secara serius,” kata Mantan Lurah Imogiri yang juga pengagas Bumdes ini, Sunardi, kapada yogyapos.com, di rumahnya, Minggu (15/11/2020) petang.

Sunardi menuturkan, bentuk fisik Bumdes itu sudah dibangun beberepa kios yang bisa untuk disewakan atau digunakan untuk usaha. Namun saat itu dimungkinkan perizinannya kurang lengkap. Sehingga tertunda, dan sekarang dicoba lagi dilanjutkan proses perizinannya dengan melengkapi berbagai syarat yang ditentukan sesuai aturan yang berlaku.

“Bumdes sangat penting untuk kemajuan perekonomian desa. Selain itu informasinya bahwa semua desa diharapkan mempunyai Bumdes. Bahkan dalam debat paslon Bupati dan Wakil Bantul Pilkada Bantul (12/11/2020) sempat dijadikan salah satu materinya. Ini menunjukan bahwa Bumdes menjadi penting di Bantul termasuk Bukdes Giri Wangi,” tambah Sunardi.

Untuk menopang keberadaan Bumdes Giri Wangi, maka di Pinggir Kali Opak atau sisi timur selatan jembatan Barongan, diharapkan nantinya juga akan dimanfaatkan untuk distinasi wisata kuliner dan pemancingan ataupun yang lainnya.

Sementara itu, beberapa waktu yang lalu, pemerintah Kabupaten Bantul mengharapkan agar seluruh desa  yang jumlahnya 75 mempujyai Bumdes di tahun 2021. Boleh dibilang langkah yang tengah dilakukan Sunardi merupakan respon dari kebijakan Pemkaab Bantul. (Supardi)

 


share on: