SKK Migas-KKS dan Komisi VII DPR RI Salurkan Bantuan kepada Warga di Bantul

share on:
Penyerahan bantuan secara simbolis untuk warga terdampak Covid-19, di Balai Kalurahan Pandowoharjo, Bantul, Minggu (10/10/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Satuan Kerja Khusus (SKK) Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi  - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) bersama dengan Komisi VII DPR RI menyalurkan bantuan Covid-19, berupa 300 paket sembilan bahan pokok (sembako) ke masyarakat, di Balai Kalurahan Pandowoharjo Kapanewon Sewon Bantul, Minggu (10/10/2021).

Pembagian sembako dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan Ir Bambang Wuryanto MBA dan Kepala SKK Migas - KKKS Perwakilan Jawa Bali Nusatenggara Nur Wahidi, Wabub Bantul Joko Purnomo, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Bantul Aryunadi SE, Panewu dan Lurah setempat.

“Penyaluran sembako melalui Bapak Bambang Pacul dan Pak Nur Wahidi kali ini sebagai wujud kepedulian kepada warga Bantul,” ungkap Ketua Panitia Penyelenggara yang juga selaku inisiator, Aryunadi SE,  dalam laporannya.

Bakti sosial sembako dibagikan untuk warga di wilayah Kabupaten Bantul sekitar 1.500 paket. Khusus untuk Kalurahan Pandowoharjo sendiri sebanyak 300 paket. 

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, menyatakan menyambut positif adanya kepedulian pemberian sembako ini. Banyak warga Bantul yang masih membutuhkan pemberdayaan melalui bantuan, maka ini diharapkan bisa meringankan masyarakat. 

“Dengan adanya kepedulian ini diharapkan bisa bermanfaat bagi para penerimanya. Pemkab Bantul juga akan selalu berupaya untuk memberdayakan masyarakatnya,” kata Joko. 

Pada kesempatan sama, Nur Wahidi, menyatakan bantuan ini merupakan yang kedua, setelah pertama dilakukan pada tahun 2020. “Tugas SKK Migas KKKS adalah pendataaan, memromosikan, memasarkan dan mengembangkan migas,” kata  Nur Wahidi. 

Sedangkan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Bambang Wuryanto, mengungkapkan bantuan kali ini terealisasi berkat adanya kerjasama antara Komisi VII DPR RI dengan SKK Migas - KKKS.

“Kalau isi bantuan ini tidak layak, maka diberitahukan ke Pak Aryunadi. Nanti Pak Nur Wahidi akan saya tegur,” kata Bambang. 

Sejumlah penerima bantuan, menuturka pihaknya merasa senang dengan diberikannya bantuan ini. (Supardi)

 


share on: