Siti Alfiah: Pandemi, Penyalahgunaan Narkoba Mengalami Penurunan

share on:
Kepala BNNK Sleman, Siti Alfiah || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) – Kejahatan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sleman cenderung mengalami penurunan selama masa pandemi Covid-19.

“Penurunannya sampai lima puluh pesersen, dan kebanyakan pelakunya dari luar DIY,” ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman, Siti Alfiah, kemarin.

Meski terjadi penurunan peredaran dan penyalahgunaan, namun pihaknya tetap mencermatinya. Sehingga bisa terus ditekan mata rantai peredarannya semaksimal mungkin.

Siti Alfiah menyatakan, selama ini trend penyalahgunaan narkoba masih didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Sebanyak 14 kasus selama pandemi sudah rampung proses hukumnya terhadap pelanggar.

BNN Sleman fokus pula pada upaya rehabilitasi terhadap pecandu narkoba dan zat adiktif lainnya (Napza), antara lain seperti pecandu shabu, psikotropika dan narkotika.

“Kami punya Klinik Pratama untuk menampung para pecandu yang direhabilitasi secara rawat jalan. Sekarang ada 35 pasien. Sedangkan 14 lainnya tidak dilakukan rehabilitasi karena merupakan anggota jaringan bandar dan pengedar, kami proses hukum,” jelasnya.

Siti Alfiah juga mengingatkan, munculnya trend narkotika jenis tembakau yang populer dengan sebutan Tembakau Gorila. Yakni tembakan yang ada unsur sintetis narkotikanya. Pola penyelundupannya dari luar DIY menggunakan truk box, dan mekanisme peredarannya dikendalikan dari dalam Lapas. (Agung DP)

 


share on: