Sindikat Narkoba Cina Terungkap, 4 Kg Sabu Diamankan

share on:
Polisi menunjukan pelaku dan barang bukti || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Mata rantai peredaran narkoba tak pernah putus. Bahkan meski dalam suasana pandemi Covid-19, komplotan penjahat narkoba tersebut tetap mejalankan aksinya mengedarkan barang haram ke sejumlah sasaran.

Hal itu setidaknya terungkap setelah 4 anggota komplotan pengedar narkoba jaringan internasional ditangkap oleh aparat Sat Res Narkoba Polres Sleman. Mereka masing-masing MA dan RYA diringkus di Sragen. Sedangkan WDP ditangkap di Kranganyar dan FH yang disebut-sebut sebagai oknum Polri diringkus di Malang Jatim.

“Keempatnya resmi tersangka. Kini ditahan dan sedang menjalani penyidikan intensif setelah ditangkap pada 16 dan 18 Mei lalu,” kata Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanton dalam jumpa pers di Mapolres Sleman, Kamis (3/6/2021).

Kapolres mengatakan, dalam penangkapan itu juga berhasil diamankan barang bukti sabu seberat 4 kg. Ini merupakan hasil pemetaan Tim Res Narkoba Sleman menyusul penangkapan pelaku sebelumnya. “Sindikat ini jaringan internasional asal Cina yang masuk Yogya. Total nilai nominal yang masuk sekitar Rp 4,5 miliar,” jelasnya.

Kasat Resnarkoba Polres Sleman AKP Rony menambahkan, kepada pelaku dikenai Pasal 114, 132 dan 127 UU Anti Narkotika yang ancaman hukumannya maksimal penjara 20 tahun.

Komplotan ini melakukan penyelundupan Sabu untuk memenuhi konsumen di Yogya dan Jateng. Mereka masuk melalui Malaysia lalu ke Yogya menggunsksn mobil rental.

AKBP Anton mengungkapkan terkait informasi jika FH diduga anggota Polri, pihaknya menegaskan jika itu wewenang Propam. “Dari tangan FH pihaknya menyita senpi jenis sofgun. Tetap kami dalami dengan melakukan koordinasi dan itu menjadi wewenang Propam,” ujar Kapolres Sleman.  (Dol)

 

 

 


share on: