SIDANG PENGANIAYAAN MANTAN MITRA KERJA : Ali Subekti Berharap Terdakwa Dibebaskan

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sidang dugaan penganiayaan matan mitra kerja yang dilakukan oleh Eka W digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Senin(18/12) dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Dalam sidang sebelumnya,  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Basaria Marpaung SH di depan Majelis Hakim diketuai Hj Setyawati Yun Irianti SH diantaranya mengungkapkan, bahwa terdakwa pada 15 Oktober 2017 melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban Anggun Kurniasih mengalami luka-luka. Antara terdakwa dan korban sebelumnya sebagai mitra kerja.

Peristiwa itu terjadi ketika terdakwa dan korban berada di Base Camp Gua Jepang Kaliurang Pakem Sleman. Bermula saat saksi korban Anggun Kurniasih datang di Goa Jepang bertemu dengan marketing Jeep Goa Jepang, ternyata terdakwa berada pula di sana dan mentertawakan saksi korban.

Jengkel karena diejek, kemudian saksi korban memaki terdakwa dengan berkata kata-kata kotor sembari menarik rambut terdakwa. Sikap korban langsung direspon terdakwa dengan cara memukul menggunakan tangan kosong mengenai pelipis membuat saksi korban pusing dan memar dipipi sebelah kiri mata dan tidak bisa melakukan aktivitas sebagai visum tanggal 11 Nopember 2017.

Jaksa mempersalahkan terdakwa dan menjeratnya dengan Pasal 351 (1) KUHP. Sementara itu Penasehat Hukum terdakwa Ali Subekti SH dan AA Hasibuan SH, berharap kliennya bebas dari jerat pidana. Karena tidak melakukan penganiayaan seperti yang didakwakan oleh Jaksa.

“Seperti yang tergelar di persidangan, tak ada saksi-saksi yang menguatkan dakwaan jaksa. Ini bahkan klien kami sejak di penyidikan polisi tetap mengatakan tidak melakukan penganiayaan pada saksi korban." tambah AA Hasibuan SH. (Adp)

 


share on: