Senin, Kolonel P Cs Dijadwalkan Jalani Rekonstruksi

share on:
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa didampingi Bupati Bantul Abdul Halim Muslih || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Kasus tabrak lari yang menewaskan dua remaja, Nanda dan Salsa, di Nagreg Jawab Barat beberapa waktu lalu, kian terang benderang menyusul penetapan tiga tersangka oknum anggota TNI dan penyidikan intensif terhadapnya oleh Pomdam Jaya. Bahkan rencananya akan dilakukan rekonstruksi peristiwa tersebut pada Senin 3 Januari 2022.

“Nagreg? Jadi, tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya sudah dipindahkan semua di Tahanan Pomdam Jaya yang samart, tapi beda sel tahanan,” ujar Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat meninjau pelaksanaan vaksinasi 800 anak-anak di SD Plebengan, Bantul, Jumat (31/12/2021).

Andika mengungkapkan, ketiga tersangka sudah dikonfrontir dalam penyidikan tersebut. Hasilnya diketahui peristiwa tabrak lari yang berujung pembuangan kedua korban di Sungai Serayu itu inisiatornya adalah Kolonel P, notabene menjabat Pasi Intel Korem Gorontalo.

Kolonel P selaku inisiator, memerintahkan kedua anak buahnya yaitu Kopral Dua DA dan A agar membuang korban. Itu dilakukan setelah peristiwa tabrakan mengendaai mobil Panther. Aksi tersebut dikategorikan sebagai pembunuhan berencana.

“Jadi sudah terbukti dari hasil konfrontasi, Rabu kemarin. Sehingga hari Senin besok (3/1/2022, pen) akan dilakukan rekonstruksi,” tegas Jenderal Andika.

Dijelaskan, rekonstruksi akan dilakukan di TKP pertama yakni Nagrgeg. Jika waktunya memungkinkan akan langsung dilanjutkan rekonstrksi kedua di Jembatan Sungai Serayu, Banyumas.

Pasca rekonstruksi, pihaknya juga akan mendorong Oditur segera menyelesaikan pemberkasan. Sehingga bisa segera diajukan dan disidangkan di Pengadilan Militer.  (Spd/Met)

 


share on: