Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebanyak 75 orang peserta Latsar Bela Negara resmi dikkuuhkan oleh Susmiarto selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, di Kalurahan Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Rabu (15/4/2026).
Susmiarto, megatakan para kader Bela Negara diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Selain itu, kader tidak hanya dituntut memiliki semangat nasionalisme tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kondusivitas lingkungan.
BACA JUGA: Lebih Berbahaya Wiji Thukul atau Saiful Mujani?
"Kader Bela Negara harus bisa menciptakan kedamaian serta berperan aktif dalam membantu menengahi berbagai persoalan atau perselisihan di tengah- te ngah masyarakat,” tegas Susmiarto dalam kegiatan yang mengusung tema ”Meneguhkan Kembali Bela Negara di Era Digital untuk Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa” ini.
BACA JUGA: Marsekal M Tonny Harjono: Kualitas SDM Faktor Penentu Keunggulan Kekuatan Udara
Susmiarto juga mengingatkan kewaspadaan dalam menghadapi arus informasi di era digital, masyarakat tidak boleh mudah percaya apalagi menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Sleman, Samsul Bakri, diantaranya mengatakan latihan dasar Bela Negara ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air juga rela berkorban.
BACA JUGA: UI Periksa 16 Oknum Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Verbal
Tidak hanya itu, peserta diharapkan mampu untuk mengaktualisasikan nillai-nilai Bela Negara melalui pembauran kebangsaan dalam berbagai aspek kehidupan. Sebagai salah satu upaya menumbuhkembangkan kesadaran Bela Negara bagi Masyarakat. (Agn)
