Saksi Korban Kecewa, Terdakwa Kasus Penghinaan via Medsos Dituntut 5 Bulan

share on:
Terdakwa berkemeja putih menghadap majelis hakim || YP/Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - FI, terdakwa kasus penghinaan melalui medsos terhadap Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Ir Sugiharto Santoso alias Hoky, dituntut hukuman penjara 5 bulan oleh jaksa Retna Wulaningsih SH.

Tuntutan tersebut dibacakan jaksa dalam sidang lanjutan yang digelar di PN Yogya,Kamis (5/12/2019). Atas tuntutan itu terdakwa yang didampingi tim pengacaranya menyatakan akan mengajukan pembelaan (pledoi) dalam sidang lanjutan sepekat mendatang.

Jaksa dalam tuntutannya menyatakan secara tegas, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 45 ayat 3 jo 27 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi Transaksi Elektronika (ITE).

Kasus ini, urai jaksa, dilakukan terdakwa dengan cara menuliskan komentar pada postingan korban di akun FB Apkomindo maupu akun pribadi milik korban dengan kata-kata antara lain ‘Kutu Kupret’, yang memiliki muatan penghinaan/pencemaran nama baik.

Berdasarkan keterangan saksi maupun bukti-bukti yang diajukan di persidangan dipimpin hakim ketua Ida Ratnawati SH, terdapat kesesuaian tentang perbuatan penghinaan/pencemaran nama baik yang dimaksud.

“Oleh karenanya kami menuntut terdakwa agar dijatuhi hukuman penjara selama 5 bulan,” tegas jaksa.

Sebelum sampai pada tuntutan, jaksa menyatakan hal-hal yang meringankan terdakwa karena bersikap terus terang dan pernah meminta maaf kepada saksi korban.

Sementara saksi korban Ir Sugiharto Santoso menyatakan, meski menghormati  tuntutan jaksa namun pihaknya merasa kecewa. Mestinya, ujar saksi korban, tuntutannya bisa lebih tinggi. Karena ancaman maksimal atas pelanggaran Pasal yang didakwakan terhadap terdakwa itu maksimal 4 tahun. (Met)


share on: