Royco dan BKKBN Jalin Komitmen Bersama Atasi Malnutrisi dan Stunting

share on:
Penandatanganan nota kesepahaman Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) antara Kepala BKKBN Pusat dr Hasto Wardoyo SpOg(K) dengan Hernie Raharja selaku Director of Foods & Refreshment PT Uniliver Indonesia Tbk Jakarta, Selasa (25/1/2022) || YP-Ist

Yogyapos.com (JAKARTA) - Sebagai brand yang telah 30 tahun mendampingi keluarga Indonesia dalam hal pemenuhan gizi masyarakat, produk penyedap rasa Royco terus memberikan inspirasi untuk menghidangkan masakan lezat dan  bernutrisi. Sebagai wujud dari komitmen tersebut pada Selasa (25/1/2022) ini, Royco menjalin kerjasama strategis dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). 

Kerjasama ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Gizi Nasional 2022 pada Selasa (25/1/2022) melalui penanda tanganan Nota Kesepahaman antara Kepala BKKBN Pusat DR(HC) dr.Hasto Wardoyo SpOg (K) dengan Hernie Raharja selaku Director of Foods & Refreshment PT Unilever Indonesia, Tbk. 

Head of Foods & Beverages PT Unilever Indonesia Tbk, Ari ‘Tutut’ Astuti menjelaskan, strategi bisnis global ‘The Unilever Compass’ adalah meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Unilever memiliki komitmen ‘Future Foods’ dengan menghadirkan produk makanan dan minuman lezat yang baik bagi masyarakat dan lingkungan. Sejalan dengan komitmen tersebut, Royco mengedepankan purpose Gerakan Pangan untuk Masa Depan untuk menginspirasi keluarga Indonesia mengonsumsi hidangan dari bahan makanan dari sumber yang berkelanjutan, dan sesuai dengan pedoman ‘Isi Piringku’ yang digalakkan Pemerintah.

“Melihat adanya masalah triple burden malnutrition yang masih dihadapi masyarakat Indonesia, Royco terus menggencarkan edukasi melalui program ‘Royco Nutrimenu’. Setelah berhasil mengonversi 80 juta piring keluarga Indonesia menjadi lebih lezat bernutrisi pada 2021 lalu  maka, tahun ini, dengan pesan #KebaikanIsiPiringku, program akan memperkuat dampaknya melalui berbagai aksi dan kolaborasi untuk mengatasi salah satu isu malnutrisi sedang diprioritaskan oleh Pemerintah, yaitu antisipasi masalah stunting,” ujar Tutut kepada sejumlah wartawan dalam acara Virtual Conference di Jakarta Selasa (25/1/2022) . 

Lebih lanjut Tutut mengungkapkan, kolaborasi BKKBN dengan Royco diwujudkan melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dengan subprogram Nutrimenu. Realisasi pelaksanakan program dilakukan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa/kelurahan sebagai upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting. Nantinya, para kader DAHSAT akan dibekali inspirasi resep Nutrimenu dan edukasi mengenai pentingnya memasak serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang sesuai panduan “Isi Piringku”, sehingga dapat disebarluaskan kepada seluruh target program, termasuk ibu hamil/menyusui.

Terkait hal ini, Pakar Gizi Keluarga RS Pondok Indah  dr Diana F Suganda SpGK MKes berpendapat, cakupan target kolaborasi ini sangat tepat karena malnutrisi yang mengancam kualitas tumbuh kembang anak salah satunya disebabkan oleh masih tingginya prevelansi malnutrisi pada ibu hamil. Padahal, masa emas pertumbuhan anak terhitung sejak 1.000 hari pertama, yaitu dari kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Untuk itu, ibu hamil harus teredukasi untuk mencukupi asupan makronutrien maupun mikronutrien, seperti iodium, agar bayi yang dikandungkan bisa lahir secara normal, tumbuh secara sehat dan terhindar dari stuntung. 

“Asupan iodium seringkali masih dikesampingkan karena kebutuhan per harinya sangat kecil. Padahal, lebih dari sekadar mencegah penyakit gondok, iodium berperan besar bagi tumbuh kembang anak, termasuk dalam mencegah stunting,” ujar Diana.

Diana mengungkapkan, salah satu upaya memenuhi kebutuhan asupan makronitrien dan mimkronutrien dapat dilakukan secara mudah melalui konsumsi penyedap rasa seperti Royco. Sebab, seluruh produk Royco yang terbuat dari bahan-bahan berkualitas kini telah dibuat dengan garam beriodium. Selain itu, Royco juga melengkapi seluruh kemasannya dengan berbagai resep bergizi, sederhana, praktis dan terjangkau dengan memanfaatkan bahan “50 Pangan Masa Depan” untuk menginspirasi keluarga berkreasi di dapur. 

Penyadaran tentang pentingnya asupan makanan bergizi itu tidak hanya pada untuk para ibu, tetapi perlu juga dilakukan pada anak-anak melalui media yang sangat dekat dengan mereka seperti penayangan serial animasi ‘Riko the Series’ di YouTube. Jika penayangan ini dilakukan secara rutin melalui thema yang berbeda-beda secara tidak langsung anak-anak akan teredukasi untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. (*/Sulistyawan Dibyosuwarno)

 


share on: