RM Nyonya Suharti Gedongkuning, Tol Yogya-Bawen dan Harapan Jelang Nataru

share on:
Pengelola Rumah Makan Ayam Nyonya Suharti Gedongkuning, H Triyono Muhammad Harono || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Keberadaan jalan Tol Yogya-Bawen di wilayah Jawa Tengah diharapkan dapat berdampak positif meningkatkan sektor pariwisata di Yogyakarta di masa mendatang.
“Kebetulan Tol itu kan sudah diresmikan, semoga akan memberikan dampak positif bagi usaha di bidang kuliner,” kata Pengelola Rumah Makan Ayam Nyonya Suharti Gedongkuning, H Triyono Muhammad Harono, saat terkait menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) kepada yogyapos.com, Senin (16/12/2024).

Menurutnya, keberadaan infrastruktur Tol menjadikan perjalanan masyarakat ke Yogya-Solo atau sebaliknya dapat lebih cepat dan lancar. Kondisi seperti itu merupakan peluang baik bagi usaha kuliner termasuk RM Nonya Suharti Gedongkuning, Banguntapan, Bantul.

BACA JUGA: Muscab DPC Peradi Pergerakan, M Syafei: Wadah Tunggal Advokat Impian Usang Tak Sesuai Zaman

Sementara itu terkait persiapan menhadapi Nataru, Triyono mengatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjungnya.

“Memang beberapa hari terahir terasa mulai relatif ramai wisatawan. Pada Nataru nanti mestinya juga ramai. Kami sudah menyiapkan berbagai hal untuk memanjakan konsumen,” tukasnya tanpa memerinci persiapan yang dimaksud.

BACA JUGA: 'Naga Sembilan' Sabet Juara 1 Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Raja HB X Ke-14 Berhadiah Rp 100 Juta

Dilain sisi, Triyono berharap bahwa dalam konteks ini pemerintah harus beratensi terhadap para pengusaha kuliner untuk upaya penguatan pariwisata.

“Atensi yang riil (nyata) diantaranya tidak menaikkan pajak restoran dan rumah makan. Selain itu juga mememberikan kemudahan perizinan usaha kuliner dan pariwisata,” jelasnya.

Keberadaan usaha kuliner termasuk RM Nyonya Suharti mempekerjakan para tenaga kerja yang lumayan signifikan, sehingga jika semakin ramai tentunya juga semakin dapat menciptakan lapangan kera yang lebih banyak bagi masyarakat guna mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. (Spd/Met)
 


share on: