Residivis Ngaku Polisi, Rampas HP dan Uang

share on:
Kompol Andi Mayasari menunjukkan tersangka dan barang bukti || YP-Fadholy

Yogyapos.com (YOGYA) - Berbekal badan tegap, seorang residivis APM (28) warga Muja-muju Umbulharjo mengaku sebagai polisi dan berhasil merampas HP Realme C11 serta uang Rp 500 ribu milik korban, Irvan Yuliantoro (26) warga Kretek Bantul.

Kapolsek Mantrijeron Kompol Andi Mayasari membenarkan jika telah menahan tersangka APM beserta barang bukti. “Kejadian bermula pada Jumat 11 September sekitar pukul 18.30 saat itu korban melintas di Jl DI Pandjaitan (selatan Klinik Gading). Tiba-tiba korban dipepet oleh pelaku yang mengendarai Honda Beat AB 2383 RS. Pelaku lantas berujar “Saya polisi, mohon berhenti...” Korban yang ketakutan lantas berhenti, lalu pelaku menggeladah korban dan menyita uang Rp 500 ribu serta sebuah HP. Pelaku juga berujar: “Diselesaikan di kantor atau damai...” Korban lalu disuruh mengikuti pelaku,” kata Kompol Andi Mayasari, di Mapolsek Mantrijeron, Senin (21/9/2020).

Lanjut Kompol Andi, korban yang merasa ketakutan kemudian putar balik dan pulang menuju rumahnya. Sesampai dirumah, korban bercerita kepada saksi, Hardianto jika dirinya baru saja jadi korban perampasan oleh polisi gadungan. Saksi lantas mengunggah informasi tentang pemilik Beat merah yang dikendarai pelaku. Serta mengantar korban untuk melapor ke Polsek Mantrijeron.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 368 KUHP ayat 1 tentang pemerasan dan perampasan terhadap orang lain, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tandas Kapolsek Mantrijeron. (Dol)

 

 


share on: