Residivis Ngaku Polisi Gasak Smartphone

share on:
Kompol Purwanto menunjukkan tersangka beserta barang bukti || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - WS (28) seorang residivis asal Klaten diringkus aparat Polsek Gondomanan karena diduga menipu. Bermodal badan tegap, dalam melancarkan aksinya WS mengaku sebagai aparat Polres Bantul.

Kapolsek Gondomanan Kompol Purwanto membenarkan penangkapan WS. Pelaku diringkus setelah dapat laporan dari korban jika smartphone korban dirampas pelaku.

“Dalam aksi tersebut WS mengaku sebagai petugas keamanan Covid-19 yang bertugas di daerah Alun-alun Utara. Kejadiannnya 7 Juni sekitar pukul 22.30. Saat itu pelaku menegur korban akibat melewati batas ketentuan waktu. Kemudian WS mengancam korban dan meminta handphone korbannya sebagai jaminan,” kata Kompol Purwanto Senin (22/6).

Korban yang sadar telah ditipu pelaku lantas melapor ke Mapolsek Gondomanan. Dari keterangan saksi dan sejumlah bukti, aparat Reskrim Polsek Gondomanan berhasil meringkus pelaku di wilayah Pojok Beteng barat pada 15 Juni lalu. Dari tangan pelaku petugas mengamankan dua unit smartphone merek Oppo dan Vivo seharga Rp 5,5 juta sebagai barang bukti.

Kompol Purwanto menambahkan, pelaku adalah seorang residivis dalam kasus yang sama (penipuan). Kala itu beraksi di wilayah Klaten. Akibat perbuatannya WS dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara. (Dol)

 

 


share on: