Rekreasi Aman, Asalkan Diluar Radius 5 Kilometer dari Puncak Merapi

share on:
area wisata Pasar Sor Pring di Bulaksalak, Wukirsari, Cangkringan Sleman || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Balai Penyelidikan dan Pengamatan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta tidak merekomendasikan operasional destinasi wisata dalam radius 5 kilometer dari puncak  Merapi. Namun, objek wisata di luar radius tersebut masih aman dikunjungi. Misalnya Pasar Sor Pring di Bulaksalak, Wukirsari, Cangkringan.

Ketua Pengelola Wisata Pasar Sor Pring, Eko Wiyarto, menyebut tingkat kunjungan wisatawan terus meningkat. Minggu kliwon terakhir mencapai 500 orang.

“Wisata di sini aman. Jaraknya 13 kilometer dari puncak Merapi,” katanya, Jumat (27/11/2020).

Selain ada pameran pernik-pernik bambu, wisatawan bisa menikmati suasana alam lereng Merapi sambil bersepeda. Di situ ada Pasar Sor Pring yang juga menyajikan aneka jajan pasar khas Merapi. 

Di Padukuhan Karanggeneng, Umbulharjo, Cangkringan juga ada Pasar Majapahit yang dibuka setiap Sabtu dan Minggu. Pukul 07.00-14.00. Di pasar tradisional ini wisatawan disuguhi aneka palawija, makanan rebus, jamu Jawa, wedang rempah, kopi, pecel, jadah tempe, dan suvenir.

Jarak lokasi Pasar Majapahit dari puncak Merapi sejauh 11 Kilometer. Saat Merapi erupsi 2010 pun kawasan tersebut tidak terdampak signifikan. “Hanya hujan abu vulkanik. Area wisata Pasar Majapahit juga jauh dari aliran Sungai Gendol, Opak, dan Kali Kuning. Insyallah aman,” sambungnya.

Konseptor Pasar Tradisional Majapahit Naryono menambahkan, dibukanya wisata desa tersebut untuk mengurangi kecemasan berlebihan warga akan situasi Merapi. Selain itu untuk membangkitkan wisata yang kini tengah melesu.

“Banyak masyarakat nganggur, karena wisata sepi. Banyak pedagang, pemilik jip yang pendapatannya berkurang drastis,” terang Naryono di lokasi yang sama. Dia berharap, dibukanya Pasar Majapahit bida menjadi napas baru bagi warga setempat dalam pemulihan ekonomi. Baik akibat pandemi maupun dampak Merapi.

 Status siaga Merapi juga tak menyurutkan semangat anggota Komunitas Jeep Wisata Tlogoputri Kaliurang menyambut wisatawan. “Kami masih berada di jarak aman. Sekitar 6,5 kilometer dari puncak Merapi,” ujar Surono, salah seorang pengelola Jeep Wisata Tlogoputri. “Kalau lokasi ini tidak aman tentu sudah ditutup oleh pemerintah,” sambungnya.

Bahkan pada Rabu (25/11) Surono melayani rombongan wisatawan dari Bogor. Mereka memborong 15 Jeep untuk keliling lereng Merapi, dengan rute berbeda dari biasanya. “Kami patuh imbauan pemerintah untuk tidak masuk radius 5 kilometer dari puncak Merapi. Rutenya kali ini beda,” jelasnya. (Eko Purwono)

 

 

 

 


share on: