PTUN Kabulkan Gugatan Warga Bejiharjo Melawan Bupati Gunungkidul

share on:
Warga Bejiharjo selaku penggugat bersama tim kuasa hukumnya terdiri Alouvie RM SH MH, Fanny Dian Sanjaya SH MH, Moh Fausi SH MH, Choiru Romzana SH dan Nenik Herniyawati SH usai sdiang putusan di PTUN Yogyakarta, Jalan Janti Banguntapan Bantul, Kamis (7/10/2021) || YP-Ist.

Yogyapos.com (BANTUL) - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Yogyakarta akhirnya mengabukan gugatan pembatalan SK Bupati Gunungkidul Nomor 0021/34030802/IMB/BG/II/2021 tertanggal 3 Februari 2021 penerbitan IMB tempat kantor rumah peribadatan, di Dusun Grogol, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul.

Dalam sidang putusan di PTUN Yogyakarta, Kamis (7/10/2021), majelis hakim mengabulkan gugatan para penggugat seluruhnya, serta membatalkan SK Bupati tersebut. Para penggugat yaitu Sayem, Marjuki Trisno Utomo, Jikem, Sugito, Sri Sukeni dan Anang Supriyanto, semuanya warga Grogol bejharjo, karangmojo, Gunungkidul. Mereke diwakili tim kuasa hukumnya, Alouvie RM SH MH, Fanny Dian Sanjaya SH MH, Moh Fausi SH MH, Choiru Romzana SH dan Nenik Herniyawati SH.

“Atas putusan ini hakim mememerintahkan Bupati Gunungkidul menjabut SK yang menjadi obyek gugatan yang pernah dikeluarkannya yaitu SK Nomor 0021/34030802/IMB/BG/II/2021 tertanggal 3 Februari 2021,” ujar Alouvie kepada yogyapos.com, Jumat (8/10/2021) petang.

Alouvie menyatakan, putusan hakim sudah sangat tepat karena SK tersebut melanggar azas-azas umum pemerintahan yang baik. Terbitnya SK itu meresahkan warga yang 99 persen muslim. “Ini bukti hukum benar-benar panglima sebagai penguji keabsahan penerbitan IMB,” tandasnya.

Sebelumnya warga sempat melakukan musyawarah dan sepakat melakukan gugatan terhadap Bupati maupun Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Pemkab Gunungkidul. Pasca putusannya dikabulkan, sebagian diantara mereka cukur gundul dan berjalan kaki sekitar 2 km dari jalan raya menuju dusun Bejiharjo. (Met)

 


share on: