Proyek Gedung DPRD Sleman Senilai Rp 91,9 M Selesai Akhir Tahun

share on:
Pembangunan Gedung DPRD Sleman memasuki tahap finishing || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Progres pembangunan Gedung DPRD Sleman yang digarap oleh kontraktor PT Ardi Tekindo Perkasa kini mencapai 87,829 persen, yakni tahap finishing pada sejumlah item yang termasuk paket pekerjaan. Sedangkan waktu pengerjaan sesuai kontrak kerja masih 45 hari lagi, serta anggaran senilai Rp 91,9 miliar bakal terserap semuanya.

“Prinsipnya pekerjaan sudah selesai semua, tinggal finishing saja,” terang Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Sleman, Sunarto, Jumat (20/11/2020).

Menurut dia, pekerjaan yang masih dilanjutkan oleh kontraktor yang beralamat di Jalan Gayungsari VII No.12  Surabaya, Jawa Timur, antara lain penyelesaian pada bagian interior.

“Termasuk interior itu menjadi satu paket,begitu barang datang harus diseting oleh pihak kontraktor, sedangkan pada bagian taman tidak termasuk dalam penganggaran,” jelasnya.

Sukarmin sekalu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Gedung DPRD menambahkan, saat ini sedang tahap penyelesaian pekerjaan penyempurnaan cat dan pembersihan di ruang sidang paripurna berupa pemasangan plafon, akustik dan jaringan ME. Sedangkan untuk ruang sidang yang lain sudah selesai.

“Penyelesaian jaringan ME meliputi AC, springkler dan audio. Untuk sidang paripurna  memiliki ukuran panjang 31,3 Meter, lebar 28,8 Meter, jadi tolat luas 901,4 meter persegi,” ujarnya.

Sukarmin berharap pembangunan dapat rampung sesuai jadwal yang di tetapkan yaitu pada 31 Desember 2020. Hasilnya tentu sesuai pula dengan spek yang sudah disepakati. “Sehingga jangan sampai nanti ada permasalahan di kemudian hari,” harapnya.

Dimintai tanggapan terkait proyek ini, Anggota Komisi C DPRD Sleman Rahayu Widi Nuryani, ketika mengatakan pembangunan gedung dewan yang menelan anggaran Rp 91,9 miliar hingga saat kemajuannya sudah sesuai dengan target.

“Dan pembangunan gedung dewan rampung sesuai target pada bulan Desember pun baru siap konstruksi bangunan gedung dan ruang paripurna. Tapi untuk mebelairnya dianggarkan di 2021,” ungkapnya. (Eko Purwono)

 

 

 

 


share on: