Produk Lokal Menembus Pasar Global

share on:
Kadisperindag bersama Ketum IKM-UKM saat meninjau stand produk || YP-Fadholy 

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebanyak 50 stand pelaku Industri Kecil Menengah (IKM)- Usaha Kecil Menengah (UKM) Nusantara mengikuti expo produk bagi UKM-IKM Nusantara di Hotel Sahid Raya Babarsari Sleman, Sabtu (20/3/2021). Produk yang dipamerkan sangat variatif, dari kuliner, handy craft, batik, jamu. Kemasannya pun lebih trendy mengikuti segmen pasar.

Ketua IKM-UKM DIY Afifudin SAg  mengatakan, pandemic ini membuat lini IKM-UKM tiarap. Dan pihaknya berusaha memebri semangat kepada para anggota agar tetap berkreai dan produktif untuk memeajukan ekonomi.

“Para pelaku usaha kecil sangat terdampak sekali di saat ini. Dan kami dari IKM-UKM Nusantara tetap memberikan pendampingan agar para perajin ini tetap ‘fight’,” ujar Afif disela acara.

Afif menambahkan jika seluruh produk yang dipamerkan melewati proses kurasi dari panitia. Mulai dari kualitas, desain, dan kapasitas produksi.

Sedangkan Ketum IKM-UKM Nusantara Hj Candra Manggih menegaskan jika produk lokal bias menembus pasar global. Tentunya dengan sejumlah kualifikasi. “Tentunya ada sinergitas antara pengrajin dengan pemerintah. Dalam event ini kami ini disupport Disperindag, Dinkop UKM, Disparekraf dan sejumlah sponsor yang loyal. Semoga acara bisa menjadi stimulus dan penyemangat bagi para pelaku usaha,” kata Hj Candra.

Menurut Kepala Disperindag DIY Ir Aris Riyanta, para pelaku IKM-UKM harus melaksanakan promosi secara kontinyu dan untuk menunjukkan eksistensi sebuah produk hingga dikenal di pasar global.

“Pihaknya mencoba memasarkan produk-produk tersebut secara digital marketing. Harapan kami, para pengusaha IKM-UKM kembali menggeliat agar roda ekonomi tetap bergerak. Dan tentunya meningkatkan nilai ekspor,” jelas Aris.  (Fadholy)

 

 

 


share on: