Formatur Advokat Alumni FH UJB Terbentuk di Momen Buka Puasa Bersama

share on:

Yogyapos.com (YOGYA) – Setelah sekian lama tertunda, para alumni Fakultas Hukum Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta akhirnya berhasil melakukan silaturahmi yang dikemas dalam acara buka puasa bersama, di Kampus UJB Jalan Timoho Kota Yogya, Selasa (11/4/2023) petang.

Acara dihadiri sekitar 50 advokat dari sekian banyak advokat alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Acara pun berlangsung penuh suka cita, bahkan memunculkan kesepahaman dan harapan-harapan menjadikan UJB sebagai salah satu universitas basis kelahiran para advokat.

Hal ini menguat dengan dibentuknya tim formatur Pengurus Advokat Alumni Fakultas Hukum UJB yang diketuai Advokat Detkri Badhiron SH, Nanang

Supriandono SH, Safira Alfi Syahrin (Sekretaris), Heri Sukrisno SH, Suswoto SH, Ipung Purwanti Subroto dan Nopal Satriyawan SH.

“Alhamdulillah berkah Ramadan kali ini kami dapat berkumpul sesama alumni Fakultas Hukum UJB. Selain kangen-kangenan juga muncul semangat dan tekad yang sama membentuk kepengurusan,” ujar Detkri.

Detkri mengungkapkan, semangat forum silaturami alumni yang digagasnya itu lebih pada untuk memberikan sumbangsih, mempertahankan eksistensi, dan mengharumkan UJB.

Lebih spesifik lagi adalah memperkuat jaringan advokat alumni FH UJB  yang berwawasan kebangsaan, meningkatkan kemampuan formil dan materiil advokat alumni FH UJB, saling menjaga kode etik advokat dan marwah Janabadra dalam menjalani profesi.

Detkri menyatakan, Fakultas Hukum UJB bagian tak terpisahkan dalam perjalanan Yogyakarta sebagai Kota Pelajar. Dari kampus inilah melahirkan banyak tokoh-tokoh yang berkiprah di tingkat lokal dan nasional.

Ada tiga sosok mantan mahasiswa yang menjadi ikon alumni Fakultas Hukum UJB, yakni Sudarisman Purwokusumo, Umbu Landu Paranggi dan A Budi Hartono.

Sudarisma adalah Walikota Yogya yang pertama. Dia pula salah satu sosok pendiri UJB. Sedangkan Umbu Landu Paranggi yang dikenal sebagai ‘Presiden Penyair Malioboro’ hingga kini namanya selalu tak dilewatkan setiap kali masyarakat bembincangkan tentang kepenyairan khususnya dan budaya pada umumnya.

Umbu di tahun 1960-an bekerja di Koran Pelopor Yogya yang berkantor di Malioboro, dan disana pula ia mendirikan Persada Studi Klub (PSK). Kelak dari komunitas kreatif ini lahir sosok-sosok penting, diantara yang menonjol adalah budayawan Emha Ainun Nadjib.

Demikian pula A Budi Hartono SH, selama karirnya selepas lulus dari FH UJB bergabung di LBH Yogya. Ia salah satu ikon perlawanan di masa Orbe Baru untuk keadilan.

“Dari para alumni yang kini menjadi ikon itu tentu saja kami meneladani. Setidaknya spirit beliau-beliau yang telah menginspirasi masyarakat,” tukas Detkri.

Silaturahmi akan dilanjutkan dengan Syawalan bersama, penyusunan database alumni sekaligus pengukuhan kepengurusan. (Met)

 

  

 


share on: