Praperadilan Terhadap Kapolres Sleman Gugur karena Pokok Perkara Sudah Disidangkan

share on:
Di gedung inilah praperadilan terhadap Kapolres Sleman digugurkan karena pokok perkara sudah didaftar dan disidangkan || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Sleman menggugurkan permohonan praperadilan yang diajukan oleh Akid (34) melalui terhadap Kepala Polres Resort Sleman.

Hakim menyatakan, praperadilan tentang sah dan tidaknya pemohon dijadikan tersangka itu tidak diterima karena pokok perkara telah didaftarkan di PN Sleman sebagaimana bukti surat pelimpahan perkara acara pemeriksaan yang diajukan oleh Termohon kepada majelis hakim dalam sidang digelar Selasa (27/9/2022).

Humas Pengadilan Negeri Sleman Cahyono SH, ketika ditemui yogyapos.com terkait gugur gugatan praperadilan oleh Hakim yang memeriksa perkara  praperadilan Nomor 8/Pid.Pra/2022/Pn Smn mengungkapkan membenarkan. Perkara tersebut telah masuk dalam pokok perkara sebagaiman bukti yang diajukan oleh Termohon dalam bukti surat menyurat T-32 dan T-33. Setelah Hakim mengecek bagian pidana bahwa perkara itu telah didaftarkan dan masuk di pengadilan, sehingga sesuai dengan Perma permintaan perkara praperadilan gugur ketika pokok perkara telah dilimpahkan dan telah dimulai sidangkan.

“Jadi intinya menetapkan menyatakan permohonan praperadilan gugur. Dasar hukumnya pasal 82 ayat (1) huruf d Undang Undang Republik Indonesia  Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana,” jelas Cahyono, Kamis (29/9/2022).

Sementara itu penasehat hukum pemohon, Wisnu Harto SH ketika dihubungi membenarkan penetapan gugurnya gugatan praperadilan pokok perkara a quo sudah masuk regretrasi PN Sleman.

“Saya merasa kecewa gugurnya praperadilan ini dan kecewa juga dengan jalannya sidang dimana pada sidang pertama termohon tidak bisa hadir sehingga ditunda,” ungkap Wisnu.

Seperti diketahui praperadilan diajukan olehbpemohon Akid setelah adanya penetapan status tersangka oleh penyidik berdasarkan Surat Ketepan S Tap/104.a/VIII/2022/Reskrim tertanggal 25 Agustus 2022 dengan dugaan tindak pidana pasal 374 KUHP. Penetapan status tersangka berlanjut penangkapan pada pemohon berdasar Surat Perintah Sp Kap/217/VII/2022  Reskrim 30 Agustus 2022 serta penahanan jangka waktu 20 hari  atas laporan korban dengan nomor LPB/177/III/SPKT/ Polres Sleman/Polda DIY. (Agn)


share on: