Polres Bantul Tingkatkan Penjagaan di Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan

share on:
Kanitlantas Polres Bantul, Iptu Maryana || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) – Satuan Lalulintas Polres Bantul memperketat pengawasan di seumlah titik rawan kecelakaan, terkait dengan liburan panjang sejak 28 Oktober 2020. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lakalantas, atau setidaknya meminimalisirnya.

“Ada beberapa titik rawan lakalantas yang jauh-jauh hari sudah kami antisipasi penjagaannya. Diantaranya Patalan Jalan Yogya-Parangtritis km 16. Karena di tempat ini sebelumnya telah terjadi tiga kali peristiwa lakalantas,” kata Kanit Lakalantas Satlantas Polres Bantul, Iptu Maryana, saat menghadiri forum silaturahmi Satlantas Polres ini dengan Forum Pewarta Bantul (FPB) di Jalan Yogya-Parangtritis, Jumat (30/10) sore.

Maryana mengungkapkan, karakteristik jalan raya di dekat Balai Desa Patalan Jetis itu ada belokan yang kelihatannya lurus. Maka terutama kendaraan yang berkecepatan tinggi cukup riskan mengalami kecelakaan.

Tempat ini diwaspadai dan sering dijaga oleh para petugas kepolisian. Sedangkan untuk meminalisir lakalantas, maka perlu dibuatkan rambu rambu. Ini sudah diusulkan ke Dinas Perhubungan Bantul, namun hingga kini belum terpasang.

Semula yang dikategorikan rawan lakalatas yaitu diantaranya Jalan Yogya-Kulonprogo Sedayu, Jalan Yogya Wonosari (Piyungan) dan Jalan Yogya-Srandakan (Srandakan). Namun akhir-akhir ini Jalan Yogya-Parangtritis juga menjadi rawan.

“Jumlah laka tunggal cenderung meningkat tajam di titik rawan tersebut,” katanya.

Itu sebabnya, Polres Bantul tak henti-henti meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Selain edukasi berlalu lintas secara tertib dan berdisiplin, juga sekaligus menekankan untuk mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, terutama tertib menggunakan masker. (Supardi)

 


share on: