Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Harda Kiswaya memipin apel gelar pasukan Operasi Ketupat tahun 2025 yang dilaksanakan di halaman Mapolresta Sleman, Kamis (20/3/2025).
Dalam pelaksanaannya, kegiatan apel dimulai dengan pengecekan personil yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, dan sejumlah OPD terkai oleh Bupati Sleman didampingi Wakapolresta Sleman AKBP Darno, dan Pasi Ops Kodim 0732/Sleman Kapten Inf Sujana.
BACA JUGA: Masyarakat Diimbau Waspada Kejahatan Jelang Lebaran, Termasuk Uang Palsu
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Sleman, menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras, serta memperkuat sinergisitas dengan stakeholder terkait sehingga Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
BACA JUGA: SMA Muhi Yogya Torehkan Prestasi, 50 Siswanya Lolos SNBP 2025
Selanjutnya, dalam amanatnya, Ia juga menyampaikan pemerintah memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 s.d. 30 Maret 2025, dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 s.d. 7 April 2025.
Pemeriksaan pasukan oleh Bupati Harda Kiswaya || YP-Ist
Berkaitan dengan hal tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2025”, dan mengangkat tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, yang akan diselenggarakan pada 23 Maret-April 2025 untuk 8 Polda Prioritas, serta 26 Maret-8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya.
BACA JUGA: Pembinaan RT dan RW se-Kalurahan Purwomartani, Berlangsung di Ukrim
Di akhir acara, Bupati Sleman Harda Kiswaya juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh personel gabungan yang terlibat dan mendukung Operasi Ketupat 2025.
“Di saat masyarakat berlibur untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga, rekan-rekan tetap berdiri tegak memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. Selamat bertugas dan tetap semangat. Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai ladang ibadah untuk mencari ridho dan keberkahan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.(*/Agn)
