Yogyapos.com (BANTUL) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Dr Masmin Afif membuka acara Bimtek Fasilitator Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan I dan ll, di Grand Mercure Hotel Yogyakarta, Senin (20/2/2023) siang. Acara ini akan berlangsung hingga 23 Februari mendatang.
Selain membuka acara, ia juga menyampaikan materi Kebijakan dan Strategi Pembinaan Keluarga DIY. “Tingkat perceraian di DIY mencapai lebih dari lima ribu pasang setiap tahunnya. Begitu juga dengan dispensasi nikah yang pada 2021 terdapat 757 pasang dan 2022 terdapat 623 pasang. Atas dasar itulah, ada beberapa program Kemenag yang kami tawarkan antara lain Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Pernikahan Pra Nikah (BRUN), Bimbingan Perkawinan (Bimwin), termasuk Pembinaan Masa Nikah,” tuturnya.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-hariyanto-sh-pencekik-morgan-onggowijaya-bukan-gk-tapi-tersangka-ro-9780
Masih menurut Masmin Afif, beberapa program tersebut diperlukan untuk meningkatkan kemampuan ketahanan keluarga muda. Kemenag DIY memasang target Bimwin 100 persen pada tahun 2023.
“Masa pernikahan awal perlu mendapat support. Hal itu dapat dilakukan dengan tiga skema, pertama Bimwin Klasikal, kedua Bimwin Mandiri beranggaran, dan ketiga Bimwin Mandiritanpa anggaran. Lewat Bimtek Fasilitator Bimwin ini, diharapkan melahirkan kader-kader fasilitator yang terbimtek dengan baik,” imbuhnya.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-maling-cucakrawa-seharga-rp-254-juta-kepergok-massa-9782
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag DIY, Jauhar Mustofa mengungkapkan kegiatan ini diikuti 90 peserta. Kegiatan ini memiliki target memastikan semua KUA memiliki fasilitator terbimwin, dan memberikan tambahan alokasi fasilitator untuk KUA dengan jumlah peristiwa nikah yang tinggi.
“Rinciannya dari Kota Yogyakarta 9 orang, Bantul 23 orang, Kulonprogo 8 orang, Gunungkidul 19 orang, dan Sleman 31 orang,” ujarnya. (Markaban Anwar)
