Penyayat Anggota TNI Diamankan di Mapolres Sleman

share on:
Ilustrasi alat untuk menganiaya korban || YP-Met

Yogyapos.com (SLEMAN) - MSA (22) warga Padukuhan Wadas, Kalurahan Tridadi, Sleman, kini meringkuk di sel tahanan Polres Sleman setelah sebelumnya melakukan aksi nekat menggunakan cutter menganiaya MR (24), seorang anggota TNI asal Pemalang berinisial MR (24).

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana didampingi Kanit II Ranmor Satreskrim Polres Sleman Ipda Lili Mulyadi mengatakan pelaku diamankan di Mapolres Sleman setelah babak belur dihajar massa. Dari tangan dia, juga diamankan barang bukti berupa 1 bilah senjata tajam jenis Cutter warna orange panjang gagang 14 cm dan panjang bilah 2 cm dan 1 unit seepda motor Honda Beat warna merah Nopol AB 4921 UP.

“Pelaku sempat dihakimi massa usai kejadian, kemudian kami amankan,” jelasnya, Selasa (5/10/2021).

Insiden penganiayaan terjadi pada Sabtu 25 September 2021 sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Magelang, tepatnya di Simpang Empat Denggung, Tridadi, Sleman. Bermula saat korban berboncengan bersama rekannya mengendarai sepeda motor dari arah Magelang menuju Yogyakarta. 

Saat melintas di jalan sebelum simpang empat Beran, dari arah gang muncul seseorang yang mengendarai sepeda motor hendak menabrak korban. Kaget dan spontan korban berteriak. Teriakan korban memicu pelaku melakukan pengejaran hingga di perenpatan Beran, pelaku berhasil mencegat korban dan memukulnya beberapa kali, lalu menghunuskan cutter ke arah perut. Meski korban berhasil menangkis, tapi cutter melukai tangannya. Bahkan menyayat pelipis.

Akibat sayatan cutter, korban dilarikan ke RSUD Sleman dan harus mendapatkan 13 jahitan di bagian pelipis serta 4 jahitan lagi di tangannya. (*/Met)

 


share on: