Pengolahan Sampah di Concat Jadi Perhatian Menteri AYH

share on:
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat mengunjungi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di TPS Condongcatur, Pringwulung, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (24/4/2026) || YP-Agung DP

Ypgyapos.com (SLEMAN) – Bupati Sleman Harda Kiswaya mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengunjungi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di TPS Condongcatur, Pringwulung, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (24/4/2026).

BACA JUGA: Syawalan FPAY: Guyub untuk Satu Komitmen Kesetaraan Profesi Penegak Hukum

Rombongan disambut langsung Lurah Condongcatur, Reno Candra beserta, to koh masyarakat, pengelola TPS serta kader lingkungan setempat.

Dalam pemaparannya , Reno Candra Sangaji, menyampaikan  capaian TPS mampu mengelola hingga 8 ton sampah per hari. Dengan melalui  sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan keterlibatan aktif warga, seluruh sampah tersebut dapat diselesaikan dalam satu hari.

BACA JUGA: Peringatan Hari Otda, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

“Dengan penerapan sistem 3R serta keterlibatan aktif warga, seluruh volume sampah tersebut dapat diselesaikan dalam waktu satu hari. Hasil olahan berupa RDF dikirim ke pabrik semen di Cilacap dan Sidoarjo, sementara limbah organik diolah menjadi POC dan eco enzyme,” ungkapnya.

BACA JUGA: Tok! Penantian 22 Tahun, Pekerja Rumah Tangga Kini Dilindungi UU

AHY kemudian meninjau langsung proses pengolahan sampah, mulai dari pemilahan, pengolahan organik, pencacahan plastik menjadi RDF, hingga produksi pupuk organik cair (POC) dan eco enzyme.

Menteri AHY bersama juru pengelola sampat dan Lurah Concat || YP-Agung DP

Menurut AHY  praktek yang nyata, Dengan pengo lahan 8 ton Samah per hari ditingkat hulu beban tempat pembu angan sampah dapat berkurang signifi kan. Model seperti di Pringwulung ini per lu direplikasi di daerah lain sebagai bagi an dari strategi infrastruktur hijau  dan pengembangan wilayah berkelanjutan. 

BACA JUGA: Danrem 072/Pmk Terima Audiensi PWI DIY, Ini yang Dibicarakan

"Model pengelolaan di TPS Condongcatur merupakan praktek baik yang layak direpplikasi secara nasional," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan komitmen peme rintah daerah dalam mendorong keman dirian pengelolaan sampah di tingkat kalurahan.

BACA JUGA: Subuh Tadi, 354 Calon Haji Sleman Diberangkatkan dari Masjid Wahidin Soedirohoesodo

“TPS Condongcatur menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat mampu menyelesaikan persoalan sampah. Kami siap mendukung penguatan sarana serta perluasan jangkauan pengelolaannya,” ungkapnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda kerja Menko Infrastruktur di wilayah Kapanewon Depok, meliputi Mrican, Caturtunggal, dan Pringwulung, sebagai upaya mendorong pengembangan wilayah berkelanjutan berbasis lingkungan. (Agn)


share on: