Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meresmikan Jembatan Giriloyo Kalurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul, Kamis (21/12/2023) malam.
“Jembatan ini untuk menunjang ekonomi kreatif batik tulis Giriloyo dan kerajinan kulit Pucung serta yang lainya. Selain itu juga guna melestarikan dan menumbuh kembagngkan wisata riligi makam dan budaya pesantren Giriloyo,” kata Abdul Halim Muslih saat meresmikan jembatan ini.
BACA JUGA: DPC Peradi Yogya 'Ngobras' Akhir Tahun, Ajak Semua Anggota Jaga Idealisme
Batik tulis dan budaya riligi serta pesantren maupum kerajinan kulit Pucung sudah ada sejak dulu kala. Perkembanganya semakin maju dan dikenal. Maka Pemkab Bantul berupaya untuk memberikan dukungan satu diantaranya melalui pembangunan jembatan yang anggaranya mempergunakan APBD Bantul nilainya sekitar Rp 2 Miliar lebih.
“Kami memandang dan mengupayakan agar pembagunan fisik dan spiritual di Bantul dapat terlaksana untuk kemajuan wilayah terutama di pedesaan,” sambungnya.
BACA JUGA: Biantoro Tewas Tersengat Listrik Saat Memasang Baliho
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Bantul, Aris Suharyanto, dalam laporanya mengungkapkan pembagunan jembatan Giriloyo anggaranya senilai Rp 2.050.647.000. Pelaksanaanya 160 hari kalender. Panjang fisik 17 meter dan lebar 7 meter.
“Untuk menunjang dan melengkapinya, maka dalam waktu dekat sebelah barat dan timur jembatan akan dipasang lampu penerangan jalan. Ini sesuai permintaan warga,” kata Aris.
Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro, menyatakan pembangunan infrastruktur dari Pemkab Bantul untuk Wukirsari yang sudah diberikan jumlahnya cukup banyak dan beragam. Itu semua ternyata mampu mendukung kemajuan.
Menurut Pengasuh Ponpes Ar Romli Giriloyo yang juga tokoh kharismatik setempat, KH Ahmad Zabidi, Giriloyo sangat terkenal riligiusitasnya dan pesantren serta industri kerajinan.
BACA JUGA: Menuju Pengolahan Sampah Mandiri, TPST Tamanmartani Mulai Beroperasi
“Maka kami ingin dan berharap agar semua jalan kampung dinGiriloyo natinya dapat dilalui bus besar wisatawan agar masyarakatnya semakin makmur,” katanya.
Peresmian jembatan ditamdai dengan penanda tanganan prasasti dan pemotongan tumpeng oleh Abdul Halim Muslih didampingi Kapala DPUPKP Bantul Aris Suharyanyo, Sekda Agus Budi, KH Ahmad Zabidi, Forkompimca Imogiri dan Lurah Susilo Hapsoro serta disaksikan ratusan warga setempat. (Spd)
