Yogyapos.com (YOGYA) - Tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap laki-laki Basuki (55) yang diduga terseret arus air Kali Code, Rabu (10/4/2024) sore.
Warga Danurejan Kota Yogya ini dilaporkan hilang, titik awal kejadian diperkirakan di sekitar Jembatan Jambu Gemblakan Bawah RT 21 RW 07 Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta
BACA JUGA: Jasa Marga: 1.368.243 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Selama Arus Mudik
Humas Basarnas DIY Pipit Eriyanto mengatakan, menurut keterangan saksi, korban awalnya mondar mandir di lokasi kejadian lantas bergelantung pada besi pembatas jembatan dan langsung menerjunkan diri.
“Kejadian diperkirakan pada pukul 18.00 WIB,” kata Pipit, Kamis (11/4/2024).
Pipit mengungkapkan, pada pukul 18.10 salah satu saksi yang kebetulan sedang menjaring di jembatan merah sempat melihat korban dan berupaya menggagalkan aksi nekat korban namun gagal. “Ada saksi sempat menarik tangan korban namun terlepas,” jelasnya.
Kerahkan tiga perahu karet untuk lakukan penyusuran || YP-Ist
Upaya yang dilakukan tim, untuk SRU 1 diterjunkan tim Rafting melakukan penyisiran dari lokasi kejadian ke arah Wirosaban sejauh 3,3 km, SRU 2 melakukan body rafting atau susur sungai menggnakan kelengkapan helm,life decker, jaket dari jembatan Merah ke Surokarsan sejauh 1 km.
BACA JUGA: Penipuan Kredit Bank BRI, Tim Jatanras Polresta Yogya Ringkus 5 Pelaku
“Kemudian SRU 3 melakukan body rafting dari jembatan Surokarsan ke arah Jembatan Tungkak sejauh 1 km, lalu SRU 4 melakukan body rafting dari jembatan tungkak ke Jembatan Wirosaban sejauh 1 km, serta pemantauan darat di pinggir sungai dan pembentukan Posko SAR Gabungan,” bebernya.
Selain itu diterjunkan pula SRU Drone untuk melakukan pencarian dari Jembatan Merah ke arah selatan ke Surokarsan dengan jarak 1 km.
“Lalu dilakukan pemasangan Rescue Net atau unit bantuan darurat jenisj aring di Jembatan Wirosaban,” tandasnya.
Komandan Tim Basarnas Yogya Nugroho Adi menambahkan upaya pencarian hari kedua (Kamis 11/4) sudah dimulai sejak pukul 06.00 WIB sejauh 3,6 km dari lokasi kejadian.
Sebanyak 60 personel dilibatkan untuk mencari korban, selama pencarian dalam keadaan gerimis.
“Sampai siang ini hasil dari tiga tim yang kami lepas belum ada hasil,” jelasnya. (Opo)
