Pemkab-Kemenkum Teken Mou Perlindungan Hukum dan Hak Kekayaan Intelektual

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman menandatangani Kerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenkum DIY) dalam upaya penguatan layanan hukum dan perlindungan hak kekayaan intelektual.

BACA JUGA: Peradi Yogyakarta Dampingi 50 Korban Daycare Little Aresha, Siapkan Gugatan Perdata

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenkum DIY bersama pimpinan pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, serta Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa di Hotel Grand Rohan Yogyakarta, Selasa (12/5/2026).

BACA JUGA: Koperasi Alumni Geologi ITB Teken Kontrak USD 21,6 Ribu untuk Survey Batubara di Kaltim

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan hukum serta perlindungan hak kekayaan intelektual bagi pemerintah daerah dan perguruan tinggi DIY. Melalui kolaborasi ini, diharapkan setiap ide, hasil riset, dan karya kreatif masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan perlindungan hukum yang kuat sehingga tidak mudah diklaim oleh pihak lain.

BACA JUGA: Ahza Faisal, Menyita Perhatian Penton Festival Dalang Remaja di Beran Sleman

Kepala Kanwil Kemenkum DIY, Agung Rektono Seto menjelaskan bahwa melalui kesepakatan tersebut, diharapkan tercipta kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta arus informasi yang semakin kompleks.

BACA JUGA: Marsda Purwoko Aji Prabowo: Asian Modern Pentathlon Simbol Dedikasi dan Kekuatan Mental

"Namun kita juga menyadari bahwa ke depan, tantangan yang dihadapi akan semakin kompleks, khususnya dalam menghadirkan perlindungan hukum yang kuat terhadap hak kekayaan intelektual di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi. Kementerian Hukum yang saat ini terus bergerak melakukan transformasi pelayanan hukum agar semakin cepat, mudah, dan benar-benar hadir menjawab kebutuhan masyarakat," jelas Agung.

BACA JUGA: Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026 Hadapi Transformasi

Kesepakatan tersebut melibatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota di DIY, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Yogyakarta, serta 93 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

BACA JUGA: Belajar dari China, Pariwisata Indonesia Butuh Ekosistem, Bukan Hanya Bebas Visa

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya atas kesepakatan bersama ini. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mengoptimalkan pelayanan publik di Kabupaten Sleman agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA: Aster Kasad Mayjen TNI Rachmat Zulkarnaen Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung di Kulonprogo

“Sebagai aparatur pemerintah, setiap ketugasan yang dilakukan tidak terlepas dari hukum yang berlaku. Oleh karena itu penting bagi Pemerintah Daerah untuk mencermati ketentuan hukum yang menjadi dasar dari pelaksanaan tugas pemerintah,” jelas Danang.

BACA JUGA: Tim Putra UKSW dan Putri SCU Juara Campus League 1 Yogya, Mou dengan UII Berjenjang

Danang berharap melalui kerja sama ini, Pemkab Sleman bisa mendapatkan layanan bantuan hukum, pendampingan, hingga audit hukum yang maksimal. Ia juga menegaskan pentingnya edukasi hukum bagi aparatur pemerintah sebagai upaya menjaga integritas dan profesionalitas pelayanan publik.

BACA JUGA: SMA Muhi Yogya Lepas 421 Generasi Berprestasi Tahun 2025/2026

Pada kesempatan yang sama, Kabupaten Sleman turut menerima Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal berdasarkan Pasal 13 Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2022 atas Kekayaan Intelektual “Tempe Pondoh” dengan jenis pengetahuan tradisional. Tempe Pondoh merupakan produk khas yang berasal dari Padukuhan Surokerten, Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan.

BACA JUGA: Ki Utoro Bangga, Masih Banyak Anak dan Remaja Suka Wayang

Pencatatan tersebut menjadi bentuk pengakuan sekaligus komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam melestarikan dan melindungi kekayaan intelektual komunal daerah sebagai bagian dari warisan budaya dan potensi unggulan masyarakat Sleman.(Agn)


share on: