Pemkab Sleman Launching Stiker 'Borong Bareng' untuk Setiap Produk Batik Lokal

share on:
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo (tengah) menempelkan stiker slogan 'borong bareng' di Hari Batik Nasional, Jumat (2/10/2020) || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo mengajak warganya untuk mencintai dan membeli (nglarisi) produk kerajinan dari para pengrajin Sleman. Salah satu diantaranya adalah batik karya kreatif para pengrajin.

Ajakan tersebut disampaikan Sri Purnomo bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional dan Grand Launching Gedung Dekranasda Sleman dengan slogan ‘Borong Bareng’, Jumat (2/10/2020). Launching ditandai dengan menempelkan stiker slogan ‘Borong Bareng’ pada semua produk batik, mengacu pada Perbup Nomor 65 Tahun 2020.

Dengan mencintai dan membeli produk para perajin Sleman, maka menunjukan kepedulian, keikutsertaan meningkatkan perekonomian maupun kesejahteraan masyarakat. Sebab dengan demikian menggeliatkan produktivitas para pengrajin.

“Produk para perajin Sleman nyatanya tak kalah kualitas dan sanggup bersaing di pasar nasional maupun internasional,” katanya.

Ikut hadir acara ini antara lain Sekda Sleman Drs Harda Kiswaya MSi, Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta, Kepala Disperindag Sleman Rr May Rusmi Suryaningsih MT, Wakil Ketua Deskranada Sleman Ir H Abdul Kdir MHum, dan Panewu Sleman Mustadi SSos MM.

Sementara itu Ketua Asosiasi Batik ‘Mukti Manunggal’ Sleman, Endang Wilujeng mengatakan saat awal pandemi Covid-19 tercatat 90 persen pengrajin batik mengalami penurunan omzet, dan boleh dibilang kehilangan penghasilan.

Meski demikian mereka yang berjumlah 35 pengrajin maupun yang bergabung dalam 20 kelompok tetap berupaya eksis, menyelenggarakan workshop membuat berbagai branding. “Dan sekarang kita masih bisa bersyukur, karena sedang menyelesaian order 40 ribu batik untuk luar Jawa,” ujarnya. (Agung DP)


share on: