Pemkab Bantul Berupaya Tingkatkan Usaha Perikanan

share on:
Wabup Bantul Aris Suharyanta didampingi Sekreatris DKP Anursina Karti saat membuka FGD Peluang dan Tantangan Usaha Perbenihan Ikan di Kabupaten Bantul, di Aula Bawal Putih Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, Selasa (11/11/2025) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta SSos MM berharap usaha perikanan di Kabupaten ini mampu memakmurkan wilayah, sehingga dapat menurunkan stunting dan mengurangi pengangguran.

BACA JUGA: Keluarga Besar KSPSI Turut Bahagia Marsinah Pahlawan Nasional

"Saya berkeinginan agar perikanan khususnya usaha perikanan akan lebih maju dan kuat, sehingga mendongkrak ekonomi masyarakatm," kata Wabub dalam Focus Group Discussion (FGD) Peluang dan Tantangan Usaha Perbenihan Ikan di Kabupaten Bantul, di Aula Bawal Putih Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, Selasa (11/11/2025).

BACA JUGA: Ratusan Wali Murid SD Nglarang Datangi Kantor Kalurahan, Ini Penyebabnya

Selain mampu menguntungkan para usaha pembenihan ikan, meningkatkan ekonomi para pelaku perbenihan, pengolahan dan pemasar ikan juga secara nyata meningkatkan gizi masyarakat.

"Masyarakat diharapkan mampu mengambil peluang dan mengatasi tantangannya. Selain itu mereka perlu gemar mengkonsumsi ikan untuk mengatasi stunting dan penciptaan lapangan kerja baru. Melalui FGD inilah semuanya dirumuskan,” tandasnya.

Suasana FGD || YP-Supardi

Ia juga menyatakan Bantul harus percaya bahwa Presiden Prabowo yang berniat memakmurkan masyarakat akan beratensi kepada dalam pengembangan perikanan.

BACA JUGA: Peringatan Hari Pahlawan di Sleman Ditandai Upacara dan Penghargaan Geosembada Award

"Maka saya juga akan berupaya untuk melakukan lobi ke Pemerintah Pusat untuk kemajuan perikanan di masa datang,” janji Aris.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul Anursina Kart SH MH mewakili Kepala Dinas Istriyani SPi MM dalam laporanya mengatakan, FGD ini diikuti 45 peserta dari unsur pelaku Kelompok Peternak Ikan (Pokdakan), Pembenihan Ikan dan Kelompok Pengolahan dan Pemasaran (Poklahsar) dan kelompok masysrakat lainya dari 17 Kapnewon.

BACA JUGA: Agus Muliara Apresiasi Deklarasi dan Dialog Kebangsaan Aliansi Mahasiswa Nusantara di 15 Provinsi

"Berdasarkan data jumlah Pokdakan di Bantul ada 420 atau melibatkan 6.300 orang. Pembenihan ada 52 melibatkan 520 orang. Poklahsar ada 26 melibatkan 260 personil skdan kelompok masyarakat lainya ada 17 dengan melibatkan 283 orang", ungkap Anursina.

FGD ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang berarti untuk upaya memanfaatkan peluang dan mengatasi tantangan perikanan di Bantul.

"Rumusanya juga akan dimasukan ke proposal DKP Bantul untuk disampaikan ke Kemnetrian Kelautan dan Perikanan,” tambahnya. (Spd)


share on: