Pemkab Bantul Anggarkan Rp 500 Miliar untuk Pengadaan Barang dan Jasa 2023

share on:
Bupati Abdul Halim Muslih bersama rekanan pengadaan barang dan jasa, Jumat (3/2/2023) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul berkomitmen meningkatkan jumlah belanja modal, membatasi belanja pegawai dan belanja operasional yang wajar. Tekad ini ditempuh agar pembagunan lebih efektif, efisien dan tepat guna.

“Dalam APB Kabupaten Bantul tahun 2023 anggarannya sebesar Rp 2,4 Triliun. Proporsi pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh penyedia sebesar Rp 500 Miliar. Yang dilakukan melalui swakelola sebesar Rp 1,1 Triliun,” ungkap Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, saat pengumuman rencana umum pengadaan tahun 2023, di Parasamya, Jumat (3/2/2023).

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-bphtb-sleman-mencapai-rp-2394-miliar-sepuluh-ppat-peroleh-penghargaan-9611

Bupati menegaskan komitmennya agar tidak terjadi pemborosan dalam pembangunan. Melainkan hasil, progres dan kualitasnya dalat lebih bagus sebagaimana diharapkan.

Guna mewujudkannya, maka seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD harus melakukan persiapan sejak dini. Semua wajib menyukseskanya sekalipun berat, namun harus dijalani demi kemaslahatan masyarakat.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-forum-pewarta-bantul-aksi-donor-darah-di-mapolres-9608

Salah satu cara yag ditempuh menguatkan reformasi birokrasi, pendayagunaan produk lokal dengan penyerapan investasi berorientasi pada pertumbuhan ekonomi eksklusif. Selain itu peningkatan kualitas lingkungan hidup, insfrastruktur dan pengelolaan risiko bencana.

“Pengadaan barang dan jasa harus diarahkan menggunakan produk dalam negeri atau produk lokal. Hal ini dilakukan sekaligus untuk menumbuhkembangkan UMKM,” tambah Halim.

Acara yang dihadiri seluruh pimpinan OPD, Forkampimda dan para penyedia barang jasa kali ini juga dilakukan penyerahan dokumen rencana umum pengadaan tahun 2023 oleh Bupati kepada beberapa utusan diantaranya dari pihak Gapensi dan Askonas Bantul. (Spd)

 


share on: