Pemilu 2024, Traffic Data Telkomsel Meningkat 8,41 Persen, Ini Penjelasannya

share on:
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Saki H Bramono sedang menunjukkan trafik layanan data atau payload Telkomsel selama momen Pemilu Serentak 2024 || YP-Ist

Yogyapos.com (JAKARTA) - Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 tak lepas dari peran Telkomsel selaku penyedia data broadband. Tercatat trafik layanan data atau payload Telkomsel pada hari itu mencapai 54,14 Petabyte atau meningkat 8,41% dibandingkan rerata payload pada hari biasa 2024.

BACA JUGA: Ada Potensi Pemungutan Suara Ulang di Sejumlah TPS Sleman, Ini Penjelasan Bawaslu

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Saki H. Bramono mengatakan, lonjakan trafik komunikasi dan layanan digital Telkomsel selama Pemilu 2024 didorong oleh peningkatan aktivitas pelanggan pada pemanfaatan layanan digital seperti akses video (13,20%), social media (9,80%), layanan komunikasi chat dan messaging (4,56%), web browsing (9,40%), dan games hingga 17,70%. Bahkan, sehari menjelang pemungutan suara, Telkomsel juga mencatatkan peningkatan trafik layanan suara hingga 10,4% dibandingkan rerata hari biasa 2024.

BACA JUGA: Aplikasi 'Sirekap' Bermasalah, Proses Rekapitulasi Suara di Pleret Berlangsung Lamban

“Karena masyarakat lebih banyak menggunakan data, kali ini trafik layanan SMS tercatat menurun 5%, sejalan dengan tren telekomunikasi terkini. “ ujar Saki dalam rilis media yang diterima redaksi Selasa (20/2/2024).

Disamping itu, lanjut Saki, Telkomsel juga mencatatkan adanya peningkatan aktivitas akses pada sejumlah aplikasi/platform digital favorit seperti TikTok (naik 21%), Instagram (naik 13,7%), WhatsApp (naik 6,5%), Facebook (naik 6,2%), dan YouTube (naik 4,2%).

BACA JUGA: THN AMIN DIY Libatkan Ratusan Personel Pantau Rekapitulasi di 78 Kecamatan, Buka Form Aduan

Seluruh aktivitas digital pelanggan tersebut, didorong oleh distribusi informasi terkait Pemilu dan akses hasil Quick Count, turut berkontribusi terhadap pertumbuhan trafik penggunaan layanan data selama momen Pemilu 2024 di sejumlah titik keramaian dibandingkan hari biasa, seperti trafik di sekitar titik KPU Kabupaten Merauke yang naik sekitar 269,6%, STO Samarinda yang naik sekitar 128,2%, KPU Kabupaten Boven Digoel yang naik sekitar 42,9%, KPU Daerah Bener Meriah yang naik sekitar 37,2%, dan KPU Daerah Samosir yang naik sekitar 23,5%.

BACA JUGA: Posko Mataraman Pantau Real Count Calon Anggota DPD DIY, Ini Hasilnya Sementara

Ditegaskan Saki, Pemilu Serentak 2024 merupakan momen yang sangat penting bagi masyarakat. Untuk itu,  menjelang dilaksanakannya hajatan demokrasi tersebut, Telkomsel telah memastikan kesiapan infrastruktur guna menjaga kenyamanan akses komunikasi dan pengalaman digital pelanggan di seluruh Indonesia selama periode pemungutan dan perhitungan suara berlangsung hingga pengumuman hasil pemilu mendatang. Optimalisasi jaringan telah dilaksanakan pada 680 titik keramaian, termasuk titik operasional KPU, Bawaslu, hingga lokasi penting lainnya yang berpotensi menjadi fokus perhatian selama pemilihan.

BACA JUGA: Klaim Satu Putaran dan Pesta 'Kemenangan' Tak Baik

Selain itu, Telkomsel juga telah menyiapkan 13 Posko yang tersebar di seluruh wilayah kerja perusahaan untuk memonitor kesiapan jaringan secara intensif dan real-time.

“Komitmen Telkomsel untuk hadir bersiaga mendampingi para pelanggan dalam menyongsong dan melaksanakan Pesta Demokrasi dengan aman, nyaman, dan damai melalui kesiapan jaringan broadband terdepan dan terluas adalah sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI untuk dapat terus menjaga Quality of Service (QoS) selama perhelatan Pemilu 2024,” tutup Saki. (*/Sulistyawan Ds)

 

 

 

 


share on: