Pemerintah Sriharjo Berharap Jalan Rusak Berat Menuju Srikeminut Segera Diperbaiki

share on:
Kondisi jalan yang rusak parah di pinggiran Sungai Oyo, Desa Wisata Srikeminut Kedungmiri Sriharjo Kepamewon Imogiri Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kalurahan Sriharjo Imogiri Bantul berharap kepada Pemerintah Kabupaten agar segera memperbaiki talud dan jalan yang rusak parah di pinggiran Sungai Oyo, Desa Wisata Srikeminut Kedungmiri Sriharjo Kepamewon Imogiri Bantul.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-sandiaga-di-panggung-silaturahmi-ppp-saya-mesti-sowan-dulu-ke-pak-prabowo--9386

Perbaikan talud dan jembatan tersebut sangat mendesak, sebab telah menjadi kendala bagi masyarakat yang selama ini menjadikannya sebagai akses utama. Jika berlarut-larut tidak diperbaiki, maka dikhawatirkan akan terjadi kerusakan yang lebih parah lagi dan sangat mengganggu bahkan membahayakan keselamatan.

Seperti diberitakan sebelumnnya, jalan tersebut sebenarnya belum lama diperbaiki. Namun pasca rehabilitasi sekitar lima hari lalu mengalami kerusakan berat (amblong) sedalam 1 hingga 1,5 meter dan sepanjang sekitar 40 meter. Semakin hari kerusakanya terus bertambah. Bahkan warga dan wisatawan terancam kehilangan akses jalan.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kalurahan-banguntapan-segera-operasikan-tpst--9379

“Kami ikut prihatin dan hanya mengharapkan segera ada solusinya tentang kerusakan jalan akses Srikeminut,” ungkap Lurah Sriharjo, Sitiyawatun Khasanah, di Bantul, Senin (9/1/2023).

Dengan adanya perbaikan nanti tentu saja akses wisatawan dan warga setempat tetap lancar. Jalan ini merupakan akses yang setiap hari digunakan anak-anak sekolah, akses perekonomian petani dan pedagang, wisatawan dan yang lainnya.

Menurut informasi terkait hal itu hingga kini Pemkab Bantul masih mengefektifkan konsultasi dengan pihak UGM, yakni studi tentang kejadian itu diantaranya mengenai karakter tanah dan kondisi lainnya.

“Kami tidak mengetahui tentang hal itu. Namun jelasnya akses jalan sangat mendesak diperlukan oleh warga dan wisatawa,” tambah Siti.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-man-4-bantul-segera-memiliki-masjid-20-siswa-terima-beasiswa-9375

Jalan tersebut mulai diketahui amblas sejak 28 Januari 2023 saat masih dalam pengerjaan pembangunan. Lokasi itu sebelumnya juga sudah beberapa kali dipasangi bronjong tetapi seringa amblas. 

Konon dengan kejadian alam seperti itu pihak rekanan rugi. Akibat lainnya jika tidak segera diperbaiki, maka kerusakan jalan ini bertambah. Bahkan sebagian warga sudah takut melewatinya. Mereka terpaksa melewati akses jalan alternatif. (Spd)


share on: