Pemda DIY Telah Siapkan 10 Lokasi Percontohan Gerai Koperasi Desa Merah Putih

share on:
Para nara sumber Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih yang berlangsung di Gedhong Pracimasono Komplek Kepatihan, Kota Yogyakarta, Rabu (17/12/2025) || YP-ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Pemda DIY melalui Dinas Koperasi dan UKM, menyampaikan komitmennya mendukung pemanfaatan lahan bagi pembangunan koperasi.

Pemanfaatan lahan tersebut tentu saja dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk pengelolaan tanah Kasultanan dan Kadipaten tanpa mengubah status kepemilikan.

BACA JUGA: GKR Mangkubumi Kukuhkan Yudi Prihantana Sebagai Ketua Umum Kadin Sleman

Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih yang berlangsung di Gedhong Pracimasono Komplek Kepatihan, Kota Yogyakarta, Rabu (17/12/2025).

Rakor membahas langkah percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu program strategis pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa dan kelurahan. Diikuti sekitar 100 peserta dari unsur Pemda DIY, TNI, pemerintah kabupaten/kota, serta perwakilan kalurahan se-DIY.

BACA JUGA: Menkomdigi Apresiasi Relawan TIK, Garda Terdepan Literasi Digital dan Pemulihan

Tercatat, dari total 362 kalurahan di DIY, sebanyak 35 kalurahan telah ditetapkan sebagai lokasi tahap awal pembangunan gerai koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY menjelaskan, dari 35 lokasi yang direncanakan, saat ini terdapat 10 lokasi yang telah dinilai siap secara operasional dan akan dijadikan percontohan untuk pengembangan pada tahap berikutnya.

BACA JUGA: Pemenuhan Kebutuhan Nataru, PLN Sediakan 4.600 SPKLU Termasuk di Yogyakarta

Pada kesempatan tersebut, Danrem 072/Pamungkas menegaskan kesiapan TNI untuk mendukung dan mendampingi percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Ia menyampaikan bahwa pembangunan fisik telah dimulai di seluruh 35 titik, bahkan di beberapa lokasi progres pembangunan telah mencapai sekitar 70 persen.

“TNI diperintahkan untuk mendampingi pembangunan fisik hingga selesai. Pelaksanaannya dilakukan secara padat karya, sehingga membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan,” tegas Danrem.

BACA JUGA: Idaroh Wustho Jatman akan Menggelar Manaqib Kubro ke-7 di Ponpes Nurul Ummah Putri Kotagede

Danrem berharap seluruh proses administrasi dapat segera diselesaikan agar pembangunan gerai koperasi di 35 lokasi tersebut dapat berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat perekonomian desa dan kelurahan di wilayah DIY. (*/inm)


share on: