Pemberlakuan Satu Arah Jalan Suprapto Menuai Protes

share on:
  Aksi damai warga menolak pemberlakuan satu arah || YP-Fadholy

Yogyapos.com (YOGYA) - Puluhan warga Ngampilan serta pedagang yang memiliki usaha di sepanjang Jl Letjen Suprapto, Kamis (10/11/2020) menggelar aksi damai menolak pemberlakuan jalan satu arah di Jalan Letjen Suprapto Yogya (hanya dari utara ke selatan).

Sekitar jam 09.00 massa mulai berkumpul di pertigaan Pathuk (depan bakso PM). Sejumlah orasi disampaikan perwakilan warga. Lalu dilanjut longmarch ke utara menuju perempatan Badran.

Koordinator Aksi, Sudarmo mengatakan, ada sekitar 200 orang yang menggantungkan hidupnya di sepanjang Jl Letjen Suprapto. Dan ini sebagai upaya penolakan warga terhadap kebijakan pemerintah yang menerapkan jalan satu arah.

“Sudah hampir sebulan ini ekonomi warga lesu lantaran penerapan satu arah. Pedagang kuliner, pedagang kelontong, hingga pihak hotel pun mengeluh terjadi penurunan omset hingga 60 persen. Kami sudah melayangkan surat ke Gubernur, Walikota dan Dishub. Semoga bisa direspon dengan baik. Seperti halnya Malioboro yang kembali dibuka (tertutup jam 18.00-21.00),” katanya.

Yang dikhawatirkan pemberlakuan satu arah ini bayak sekali kendaraan yang memacu kencang mobil dan motornya dari utara ke selatan. Ini jelas membuat ketar-ketir warga yang hendak menyebrang jalan.

Sudarmo dan warga lain akan melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih banyak, jika unjuk rasa kali ini tidak mendapat respon dari stakeholder terkait. Aksi berjalan tertib dan lancar berkat pengamanan dari petugas Polsek Ngampilan dan Polsek Gedongtengen. (Dol)

 

 


share on: