Pembagian 750 Paket Sembako dan Uang Tunai 'Samudra Baru' Disambut Gembira Jamaah

share on:
Pembagian 750 paket sembako dan uang saku jamaah Samudra Baru, di Masjid Al Manar, Minggu (28/1/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pembagian 750 paket sembako dan uang saku serta pengajian dalam rangka memperingati Milad ke-11 jamaah Santunan Anak Muslim dan Duafa Baturetno Utara (Samudra Baru) Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul, di Masjid Al Manar Kalangan, disambut gembira para warga maupun jamaah, Minggu (28/1/2024).

“Kami bersama donatur dan takmir masjid Al Manar bersyukur dan ikut gembira bahwa acara ini berjalan meriah, lancar dan hikmat,” tutur pendiri dan pembina Samudra Baru, Sarjoko, di sela berlangsung acara ini.

BACA JUGA: Muhaimin Iskandar, Boy Tohir dan Perlawanan Atas Intoleransi Ekonomi

Menurutnya, sembako yang kini dibagikan kepada warga atau jamaah sekitar 750 paket, uang saku Rp 50.000 hingga Rp 75.000.

“Kami lebih bersyukur lagi bahwa Samudra Baru telah berusia 11 tahun dan berulangkali telah mengadakan kegiatan sosial seperti ini. Rencananya akan miningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan ibadah lainya,” tambah Sarjoko yang juga selaku Lurah Baturetno.

Pengajian Milad ke-11 Jamaah Samudra Baru || YP-Supardi

Ia juga mengajak agar para orang tua meningkatkan pengawasan kepada putra dan putrinya agaranak  tidak  terpengaruh terhadap hal-hal yang negatif.

BACA JUGA: SBNI Resmi Dukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar Menuju Kursi Presiden

Sementara itu, salah sorang Takmir Masjid Al Manar Kalangan, Ari dan Ketua Samudra Baru, Edi Suprajono, menuturkan pihaknya menyambut positf dan gembira diadakanya acara ini. Amal shalih seperti ini diharapkan semakin kuat.

“Ini sangat bermanfaat dan sesuai dengan temanya yaitu Perbanyak Shodaqoh, Tegakan Aqidah dan Tebarkan Ukhuwah,” kata Edi Suprajono.

Pada kesempatan sama, penceramah, Ustadz Suyanto SAg MSi, dalam ceramahnya antara lain menyampaikan agar para jamaah mengetahui dirinya sebagai orang yang harus beriman dan bertakwa.

Dengan penuh bumbu-bumbu bahasanya, ustad ini seringkali disambut ketawa dan gembira oleh para jamaah sehingga suasana menjadi terasa lebih hidup.

BACA JUGA: Nahdliyin Nusantara Menggelar Mubes Mensikapi Perkembangan Politik Jelang Pilpres

“Kita semua harus ingat hidup di dunia sangat terbatas. Amal shalih termasuk diantaaranya bersedekah dapat menggembirakan sesamanya. Maka ini salah satu penolong  dan penyelamat dunia hingga akhirat bagi yang mengamalkanya,” tutur Suyanto. (Spd)


share on: