Pelaku Ekonomi Kreatif Perlu Peroleh Legalitas Badan Hukum

share on:
Penyerahan akte badan hukum dari Kemnkraf kepada sejumlah pelau ekonomi kreatif di Yogyakarta, Senin (28/12/2020) || YP-Supardi

Yogyapos.com (YOGYA) - Legalitas (badan hukum) bagi para pelaku ekonomi kreatif (UKM) sangat diperlukan guna memeroleh status pengakuan. Sehingga dapat mendongkrak dan memotivasi dalam menumbuh kembangkan perekoniman masyarakat secara luas.

“Indonesia potensial UKM. Jumlahnya pun menurut informasi ada sekitsr 60.000 atau 28 persen dari jumlah penduduk. Namun mereka masih minim (lemah) pada legalitasnya, maka perlu upaya pemberian itu,” kata Deputi Kemenkraf, Fajar Utomo ST MT, pada Penyerahan Akte Perseroan Terbatas (PT) Hasil Kegiatan Sosialisasi dan Vasilitasi Pemberian Badan Hukum Tahun 2020 Oleh Kemenkraf, di 101 Hotel Yogyakarta, Senin (28/12/2020).

Pada acara yang bekerjasama antara Kemenkraf dengan Universitas 11 Maret (UNS) dan Ikatan Notaris Indonesia DIY kali ini, Fajar menambahkan, pemberian legalitas merupakan cara yang diharapkan strategis untuk menumbuhkembangkan perekonomian. Ini bermanfaat untuk menumbuhkan para pelaku usaha dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat luas.

UMK yang semula belum legal, dengan mendapatkan legalitas juga akan lebih mudah dalam mengembangkan usahanya, karena semakin dipercaya keberadaannya. Ini merupakan salah satu upaaya pemerintah dalam upaya menguatkan ekonomi masyarakatnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Notaris Indonesia DIY, Agung Herning Endradi H, di sela berlangsung acara ini, menyatakan dengan diberikan legalitas kepad UKM berarti ada pengakuan kepada para pelaku usahanya. Manfaatnya banyak dan besar bagi para pelaku usaha.

“Dengan berbadan hukum, maka menjadikannya mudah dalam mengakses pengembangan usahanya. Antara lain meliputi dalam mengakses bantuan, permodalan dan perlindungan hukum dalam berproduksi dan  pemasarsn produk,” kata Agung.

Menurutnya, sebagai upaya memberikan legalitas seperti ini, nantinya perlu dilakukan secara lebih luas dan berkesinambungan di berbagai wilayah.

Rektor UNS, Prof Dr Giyono Wiwoho MHum, dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual menyatakan menyambut positif diadakannya kegiatan semacam ini karena besar manfaatnya untuk upaya menguatkan dan membesarkan UKM/UMKM.

“Menguatkan perekonomian nasional merupakan peluang dan tantangan bersama. Sedangkan adanya pengakuan kepada p UKM merupakan salah satu langkah positif sebgai bagian penguatan perekonomian bangsa,” ungkap Giyono Wiwoho.

Pada kesempatan ini pemberian akte PT di lakukan kepada sejumlah pelaku usaha yang dilalukan oleh pihak Kemenkraf disaksikan dan didampingi pihak  Ikatan Notaris Indonesia DIY dan UNS. (Supardi)

 

 

 

 


share on: