Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupatendi Bantul mengadakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025/2029, di Mandhala Saba Madya Gedung Induk Lantai 3 Kompleks Parasamya, Senin (5/5/2025).
Dalam kesempatan ini Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, menegaskan fokus RPJMD ini adalah mengentaskan kemiskinan dan pengangguran serta isu masalah lainya yang harus diatasi.
BACA JUGA: Inovasi Hidroponik untuk Kemandirian Pangan di Tlogo Kebonagung
"Yang mendesak kita atasi secara serius melalui organisasi perangkat daerah (OPD) penciptaan lapangan kerja baru bagi warga agar peremonomianya membaik dan mentas dari kemiskinan karena tidak menganggur,” katanya.
Ia menekankan pula, pencipataan lapangan pekerjaan dapat dilakukan dengan memperbanyak investor yang masuk ke Bantul. Selain itu pemerintah harus sepenuhnya memberikan dorongan.
BACA JUGA: Kisruh Tanah Mbah Tupon, Bibit Rustamto Mendorong Pengaduan ke Polisi
"Kita permudah kepada para investor. Penyederhaan birokrasi bagi mereka harus dilakukan. Maka semua OPD harus aktif, kreatif dan inovatif untuk mencapai target itu. Sekalipun beberapa OPD ada kekurangan anggaran akibat adanya keharusan penyusutan, nama harus tetap bekerja profesional,” tambah Halim.
BACA JUGA: PHK Massal Industri Media, Gus Hilmy: Alarm bagi Demokrasi
Sementara itu, Sekda Bantul, Agus Budiraharjomemaparkan, semua OPD harus mengadakan perencaaan yang matang dan efisiensi anggaran namun hasil kerja tetap prima.
Pada kesempatan sama, Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo, mengungkapkan semua arah pembangunan harus berpihak kepada masyarakat. (Spd)
