Minta Sumbangan Mencatut Institusi Korem, Pensiunan ASN Diringkus Intel Kodim

share on:
Ilustrasi || YP-Dok

Yogyapos.com (YOGYA) - Meminta sumbangan mencatut institusi Korem 072/Pamungkas, HR SH (61) warga Ngadinegaran, Mantrijeron, Yogya, berhasil dibekuk petugas intel Kodim 0734/Yogya. 

Penangkapan pensiunan ASN ini dilakukan oleh 3 prajurit intel Kodim Yogya masing-masing Serma Sukiman, Serma Bondan dan Serda Irwan yang dipimpin langsung Danramil 02/Tegalrejo Mayor Arh Asil Harjanta, Selasa (25/5/2021) sekitar pukul 14.00 WIB, di rumah pelaku, Pakuncen RT 17 RW 04, Wirobrajan, Yogya.

Modus kejahatan dilakukan pelaku dengan mendatangi warga di wilayah Sudagaran, Tegalrejo, Yogya. Ia mengaku dari satuan Korem 072/Pamungkas untuk meminta bantuan sumbangan yang akan disalurkan kepada salah satu panti asuhan di Bantul.

Dengan membuat surat palsu berkop surat Satuan Korem 072/Pamungkas bertuliskan ‘Masjid Al Hidayah’ Korem 072/Pamungkas, pelaku mampu meraup uang sumbangan mencapai satu juta rupiah. Dan sekira pukul 10.00 WIB pelaku mendatangi saksi korban Agung Yulianto warga Sudagaran, Tegalrejo, Yogya untuk megutarakan maksudnya meminta sumbangan dengan menyodorkan prosposal.  Saksi yang merasa curiga, segera melaporkan ke Koramil 02/Tegalrejo.

“Sekitar pukul 10.30 WIB, saya menerima laporan dari warga yaitu bapak Agung Yulianto yang melaporkan adanya orang yang mengaku aparat dari Korem 072/Pamungkas meminta sumbangan atas Masjid Al Hidayah Korem 072/Pamungkas. Maka segera saya perintahkan Babinsa untuk melakukan pengecekan. Tapi ternyata pelaku sudah pergi,” terang Danramil 02/Tegalrejo, Mayor Arh Asil Harjanta.

Tak selang lama, Danramil tegalrejo juga mendapat laporan sejumlah warga dengan kasus serupa. Ia kemudian menindaklanjuti dengan segera malaporkan kepada pimpinan (Dandim 0734/Yogyakarta) terkait hal ini untuk mendapatkan arahan dan petunjuk.

Usai menerima perintah, Mayor Asil beserta 3 anggota unit intel Kodim Yogya, Serma Sukiman, Serma Bondan dan Serda Irwan segera melakukan pencarian dan pengejaran disertai penangkan terhadap pelaku. 

“Kami datangi rumah pelaku, namun pelaku tidak ada di rumah. Setelah kami sanggong dan berkoordinasi dengan Ketua RT tempat tinggal pelaku, akhirnya pelaku bisa dibujuk untuk pulang ke rumah dan kami amankan dan langsung kami bawa ke Mako Kodim 0734/Yogyakarta guna dimintai keterangan,” terang Mayor Asil.

Dari keterangan yang diperoleh saat dilakukan introgasi oleh satuan Intel Kodim Yogya, pelaku diketahui sudah menjalankan aksinya sejak beberapa hari yang lalu, dan berhasil meraup uang sebesar satu juta lima puluh ribu rupiah. Dirinya mengakui dan tidak menampik jika uang tersebut ia gunakan untuk kepentingan pribadi, salah satu diantaranya untuk membiayai SPP ananknya.

Dari hasil penangkapan tersebut, unit Kodim 0734/Yogyakarta berhasil menyita barang bukti (BB) berupa handphone, uang sebesar Rp 550 ribu dan kendaraan roda dua jenis Honda Beat Nopol AB 5575 SI.

“Sesuai arahan, petunjuk berikut intruksi Dandim 0734/Yogyakarta, usai kami lakukan penyelidikan dan membuat berita acara terhadap pelaku, selanjutnya pelaku kami serahkan kepada kepolisian (Polresta Yogya) untuk dilakukan proses hukum yang berlaku. Hal ini mengingat tindakan pelaku bukan saja telah merugikan masyarakat namun juga sudah mencemarkan nama baik institusi TNI AD, khususnya satuan Korem 072/Pamungkas,” urai Mayor Asil.

Terpisah, Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Erwin Ekagita Yuwana menyampaikan, bahwa terkait adanya tindak kriminal yang dilakukan oleh HS telah meresahkan masyarakat dan merugikan banyak pihak, khususnya satuan TNI AD dan Korem 072/Pamungkas. 

“Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat, khususnya warga Sudagaran yang segera melaporkan kepada Koramil Tegalrejo dan tidak berlaku main hakim sendiri. Lalu saya ucapkan terimakasih juga kepada Danramil Tegalrejo Mayor Asil beserta prajurit anggota unit intel yang bertindak cegat dan sigap menindaklanjuti laporan warga sekaligus berhasil mengamankan pelaku,” ujar Dandim.

Peristiwa ini selanjutnya diserahkan ke Polresta untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Sehingga diharapkan menimbulkan efek jera. (*/Met)  

 

 


share on: