Merawat Pertiwi, Hanung Raharjo Pimpin Bersih Sungai dan Pelepasan Ratusan Bibit Ikan

share on:
Kegiatan bersih Sungai Code oleh kader PDI Perjuangan Bantul di Dusun Jotawang, Bangunharjo, Sewon, Minggu (25/1/2026) || YP-ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Ketua DPC PDI Perjuangan Bantul, Hanung Raharjo mengatakan kegiatan merawat pertiwi dalam bentuk bersih Sungai Code hingga pelepasan ratusan bibit ikan diharapkan bisa menjadi contoh bagi kader-kader PDI Perjuangan untuk menyayangi bumi, menyayangi lingkungan. 

BACA JUGA: 1.428 Calon Jemaah Haji Sleman Ikuti Ta'arug di Masjid Wahidin Sudirohusodo

‎"Melalui kegiatan ini setidaknya kader bisa menanam pohon, merawat pohon, membersihkan sungai sehingga diharapkan ekosistem di sekitar sungai semakin meningkat baik dan terjaga," kata Hanung disela kegiatan bersih Sungai Code di Padukuhan Jotawang, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon Kabupaten Bantul pada Minggu (25/1/2026).

BACA JUGA: GKR Mangkubumi Serahkan Serat Kekancingan kepada Warga Blimbingsari

Kegiatan yang diikuti ratusan kader PDI Perjuangan sekaligus dalam rangka Memperingati HUT PDI Perjuangan ke-53 dan HUT Megawati Soekarnoputri ke-79.

BACA JUGA: BPBD Sleman Salurkan Bantuan kepada Warga Tertimpa Pohon di Plumbon Mororejo

‎Selain bersih Sungai Code sejumlah kegiatan lain juga dilaksanakan dengan tema Merawat Pertiwi yakni pelepasan ribuan bibit ikan jenis tawes, pelepasan ratusan burung, penanaman pohon hingga bakti sosial pembagian ratusan sembako kepada warga yang kurang mampu di Padukuhan Jotawang. 

BACA JUGA: Pemerintah Perketat Registrasi Kartu Seluler untuk Tekan Penipuan Digital

Disebutkan, dengan pelepasan ribuan bibit ikan ini nantinya ekosistem yang ada di lingkungan sekitar yang kurang baik menjadi lebih baik. Melepasliarkan bibit ikan ke sungai juga akan menghidupkan ekosistem yang ada di sungai yang saat ini kondisi sedang tidak baik-baik saja. 

BACA JUGA: Terduga Penipuan Tabung Gas Melon di Gambuhan Berhasil Ditangkap Warga

‎"Kita sudah diberi pelajaran jika ekosistem terganggu seperti hutan yang berubah menjadi lahan sawit, sungai penuh dengan sampah maka banjir terjadi dan dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat. Dengan menjaga dan merawat pertiwi niscaya berbagai bencana bisa kita minimalisir dampaknya," ungkap Hanung yang juga Ketua DPRD Bantul ini. 

BACA JUGA: Gandeng Allya Zaenab, Band Mitologi Suntikkan Jiwa Baru ke Lagu 'Berharap'

‎Hanung mengatakan merawat dan menjaga sungai tetap bersih sangat penting bagi masyarakat Bantul sebab seluruh sungai yang ada di Yogyakarta ini akan bermuara di Bumi Projotamansari sehingga ketika sungai banyak tumpukan sampah maka ancaman bagi masyarakat Bantul yakni terjadinya bencana banjir.  (*/red)


share on: