Yogyapos.com (BANTUL) – Panitia ‘Maret Bulan Jenderal Besar Soeharto Bapak Pembangunan’ menggelar beragam kegiatan, di Museum Memorial Jenderal Besar Soeharto, Dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Rabu (26/2/2025).
Beragam acara yang diselenggarakan Yayasan Jenderal Besar Soeharto tersebut diantaranya napak tilas rute perjuangan, pembagian paket sembako, pemeriksaan kesehatan penyaluran bantuan pendidikan, tabur bunga, dialog perjuangan, peresmian seni budaya keprajuritan, jatilan, lomba melukis bagi anak serta pameran lukisan karya puluhan seniman dan dialog sejarah.
BACA JUGA: Pentas Lakon 'Geseh' Mengusung Tema Penyalahgunaan Keuangan Kampung
“Sebenarnya ini acara rutin tahunan. Biasanya digelar pada Maret. Tahun 2025 ini diajukan penyelenggaraannya karena pas Maret kebetulan bertepatan dengan Bulan Ramadhan,” kata Ketua Pelaksana, Gatot Nugroho SE, disela acara.
Gatot mengungkapkan, pembagian sembako sebanyak 500 paket kepada warga. Lomba mewarnai gambar Jenderal Besar Soeharto beserta Istri Siti Hartinah, dan para tokoh lainya diikuti oleh sekitar 100 anak. Pemberian bantuan pendidikan dan sosial sejumlah sekolah di Sedayu oleh Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) dipimpin oleh Pimpimpin GNOTA, Gendis.
Lomba melukis diikuti ratusan anak || YP-Supardi
“Napak tilas dilakukan oleh ratusan generasi muda pelajar dan mahasiswa salah satun lokasinya di dekat Stasiun Argomulyo. Suatu tempat dimana pada 1949 Pak Harto yang saat itu berpangkat Letkol melakukan perjuangan untuk bangsa. Rutenya diantaranya Argomulyo dan Yogyakarta,” jelas Gatot.
BACA JUGA: Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah YAKKAP I Membantah dan Ajukan Praperadilan
Sedangkan peresmian seni budaya keprajuritan dan jatilan Krido Langen dilakukan oleh Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta. Acara ini dimeriahkan dengan bazar UMKM pada Rabu (25/2) siang, di Pendapa Sanggar Tari Tirto Arum Sari Dusun Pedes Argomulyo Sedayu Bantul.
“Acara ini bertujuan memberikan pengetahuan dan edukasi perjuangan kepada masyarakat,” tutur Gatot Nugroho.
BACA JUGA: Prof Edy Suandi Hamid Meninjau Tantangan dan Solusi Efisiensi Nasional
Agenda lain rangkaian kegiatan adalah upacara dan tabur bunga dilanjutkan paparan dan dialog tentang perjuangan Bangsa (Jendera Besar Soeharto) di Makam Perjuangan Somenggalan Argomulyo Sedayu, pada Kamis (27/2/2025). Menghadirkan pembicara Menteri Kebudayaan Dr H Fadli Zon SS MSi dan Dr Juli Ibrqlahim SS MHum (Dosen Ilmu Budaya UGM Yogyakarya), dimoderatori Dr Muh Iqbal Birsyada (Ketua Prodi Sejarah Universitas PGRI).
Adapun pemeran lukisan akan diikut oleh puluhan pelukis di Museum Museum Yogya Kembali, pada 27 Februari hingga 27 Maret 20205.
BACA JUGA: Kasad Resmikan Program TNI AD Manunggal Air, Ini Tujuannya
“Pada 5 Maret 2025 di Museum Yogya Kembali juga diadakan diskusi dan tanya jawab tentang sejarah perjuangan dengan menghadirkan pembicara yaitu Dr Muh Iqbal, Setyo Budi Prabowo SS MHum (Kepala Museum Sendi) dan Gurus Besar UI Jakarta Prof Dr Susanto Zuhdi. Pada sore harinya dilanjutkan dengan kultum dan buka puasa Bersama,” pungkas Gatot. (Spd)
