Mahasiswi Cantik Diduga Menipu, Korbannya Owner Klinik Kecantikan

share on:
Tersangka AS (kiri) ditahan di Mapolsek Ngampilan || YP-ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Seorang mahasiswi asal Prambanan Sleman, As (21) diringkus aparat Polsek Ngampilan lantaran diduga melakukan penipuan transaksi kosmetik klinik kecantikan Lux Beauty, sebesar Rp 15,5 juta.

Kapolsek Ngampilan Kompol Hendro Wahyono mengungkapkan, penangkap pelaku berawal dari laporan Desi Kumalasari manager Lux Beauty bahwa klinik kecantikannya mengalami kerugian Rp 15,5 juta akibat ulah pelaku.

“Pelaku kami ringkus di kostnya daerah Prancak Sewon Bantul," kata  Kompol Hendro didampingi Kasubag Humas Polresta Yogya AKP Timbul, Selasa (6/4/2021) siang.

Tersangka berniat menjadi reseller produk kecantikan tersebut. Setelah melakukan data reseller, pelaku memeerolah 24 produk. Setelah terjadi kesepakatan, pelaku akan segera melakukan pembayaran secara transfer. Namun ditunggu hingga 5 Maret, pihak Lux Beauty belum menerima.

Uang pembelian produk kecantikan itu sebenarnya tidak masuk ke rekening korban. Desi merasa ditipu ketika dirinya melakukan audit keuangan, dan menyimpulkan bukti transfer yang diperlihatkan oleh pelaku itu palsu karena setelah dicek tidak ada uang yang masuk.

Dari pengakuan As, dirinya sudah melakukan transaksi sebanyak 12 kali yakni sejak 20 Januari 2021 hingga 8 Maret 2021 dengan nominal transaksi yang bervariasi. Pelaku beraksi seorang diri dan akibat ulahnya dijerat Pasl 378 KUHP dengan hukuman masimal 5 tahun penjara. Polisi mengamankan 24 produk kecantikan, slip fiktif ATM, dan smartphone. (Dol)

 

 


share on: