LSBO PWM DIY PEDULI: Berbagi Sembako di Kota dan 4 Kebupaten

share on:
Baksoster LSBO DIY dilakukan door to door ke rumang para anggota || YP/Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Covid-19 benar-benar meluluh lantakkan sendi kehidupan masyarakat. Tidak terkecuali seniman. Menyadari dampak tersebut Lembaga Seni Budaya dan Olah Raga (LSBO) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah  DIY melaksanakan baksoster (bakti sosial terbatas) untuk anggotanya, di kabupaten dan kota se DIY. 

"Kami awali kegiatan dari kantor PWM DIY. Kemudian kami meluncur ke Gunung Kidul, Bantul, Kulonprogo dan Kota Yogyakarta. Kami langsung drop barang di ketua LSBO PDM se DIY. Untuk Gunung Kidul diterima Ustadz Jayadi, Bantul Ustadz Fakrurazi, Kulon Progo Ustadz Jambulono Sekretaris LSBO PDM Kulon Progo dan Kota Yogyakarta diterima oleh Uatadz Arif Hidayat. Untuk Sleman In Syaa Allah menyusul," demikian disampaikan Akhir Lusono LSBO PWM DIY.

Akhir mengatakan, dana untuk kegiatan ini dihimpun dari beberapa pihak yang peduli terhadap seniman. Salah satunya dana pribadi dari. Dr Sarjilah MPd yang diwujudkan dengan menyumbang beras seberat 200 kg.

LSBO PWM DIY tampaknya mencoba merasakan apa yang saat ini dirasakan para seniman. Sehingga walaupun dalam cakupan terbatas telah berupaya dengan sekuat tenaga. Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sekali. Karena menyadari dampak ikutan dari Covid-19 yang mungkin membutuhkan waktu panjang.

"Maka kami masih tetap memiliki harapan bisa menyalurkan gerakan peduli sesama ini di kloter berikutnya. Mohon doanya saja," papar Akhir.

HM Wieharto SSy SAg MA, selaku Wakil Ketua PWM DIY yang membidangi Lembaga Seni Budaya dan Olah Raga merasa bersyukur LSBO dapat berbagi ditengah pandemi Covid 19 kepada seniman terdampak.

"Kegiatan seperti ini adalah kegiatan positif. Lanjutkan, hanya pesan saya jaga transparansi dan laporkan apa adanya, untuk menjaga kepercayaan dari pihak lain," terang HM Wieharto.

Selain gerakan baksoster, LSBO PWM DIY juga ikut melaksanakan maklumat PPM maupun PWM DIY untuk Work From Home dan Stay At Home dengan berbagai kegiatan memanfaatkan teknologi. Kegiatan itu antara lain rapat-rapat menggunakan zoom class meeting juga WA. Membuat lagu bersama pengurus, menyanyikan lagi Ibu Pertiwi ciptaan Ismail Marzuki juga membuat vidio klip macapat, parikan dan pembacaan gurit. Semua kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan teknologi daring. 

Kiprah LSBO PWM DIY tentu tidak akan berhenti sampai pada baksoster,  zoom meeting dan pembuatan klip. Namun ada rancangan ke depan pasca pademi Covid-19 berakhir yakni kegiatan lain yang selaras dengan agenda persyarikatan. (Agung DP)

 


share on: