Letda Hari Yudono, Dari Tamtama Menuju Perwira

share on:
Letda Inf Hari Yudono didampingi isteri || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Memilih untuk menjadi seorang prajurit TNI merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan yang tak ternilai. Memang tak mudah, dilalui dengan proses dan seleksi ketat untuk dapat bergabung menjadi prajurit TNI, oleh karena itu dibutuhkan kerja keras dan tekad kuat.

Seperti pernah dilakoni oleh Letda Inf Hari Yudono (52), pria asli Nusa Tenggara Barat yang kini menjabat sebagai Danunit Inteldim 0732/Kodim Sleman. Perjalanan menjadi prajurit TNI AD tidak semulus yang dibayangkan. Diawali sebagai prajurit Tamtama pada 1989, hingga kini hampir separuh usianya tercurahkan untuk mengabdi kepada Nusa dan Bangsa.

“Saya selama berdinas di TNI AD lebih kurang selama 32 tahun, masuk Tentara Tamtama tahun 1989 dan penempatan pertama di Bali. Mulai masuk di Kodim Sleman tahun 2005, sebelumnya berdinas di Batalyon 741 Kodam IX Udayana di Jembrana Bali,” ungkap bapak dua anak ini dalam perbincanganya dengan yogyapos.com, Kamis (21/10/2021) di Makodim Sleman Jl. Magelang Km. 14,5 Medari, Triharjo, Sleman.

Kembali berdinas di wilayah Sleman, yang sebelumnya menjabat sebagai Danunit Inteldim 0708/Purworejo, dirinya mengaku butuh serangkaian orientasi sebagai perwira baru di Kodim Sleman.

“Dengan harapan saya cepat beradaptasi sebagai perwira di Kodim Sleman karena dulu saya sebagai seorang intel yang sudah mengerti, tapi masih perlu orientasi lagi untuk sowan lagi ke teman-teman untuk menjalin silaturahmi lagi, mohon doanya agar diberi kelancaran dalam melaksanakan tugas di Kodim Sleman,” harap bapak dua anak perempuan.

Sejumlah penugasan dari Negara  pernah diembannya, antara lain penugasan di Maluku Utara tahun 2001 saat terjadi kerusuhan horisontal, lalu berpindah tugas ke wilayah Kodam IV Diponegoro, bulan Agustus 2005 dilepas dari Kodam Udayana.

“Penempatan di Korem selama satu bulan, pada Desember 2005 mulai ditempatkan di Koramil  17/ Gamping di wilayah  Kodim Sleman, lalu sekolah Secaba pada 2007 di Rindam IV Diponegoro, selesai pendidikan kembali tugas di Kodim Sleman dan ditempatkan sebagai Babinsa Desa Trihanggo Gamping selama satu setengah tahun. Lalu berpindah di Unit Intel 0732/ Kodim Sleman pada 2019 hingga 2020,” beber suami dari Eny Agus Setyaningsih ini.

Pada September 2020, dirinya lolos seleksi untuk mengikuti Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Praspa Secapa AD) di Bandung dan dapat diselesaikan pada bulan Desember 2020. 

Usai Praspa Secapa AD, dilanjutkan  Pendidikan Kecabangan Perwira Infanteri (Dikcabpaif).

“Dan saya dapat penempatan di Korem 072  Pamungkas, pada April 2021 dilepas ke Kodim 0708/Purworejo, terakhir saat ini di Kodim Sleman,” kata dia. (Opo)

 

 

 


share on: