Larangan Bus Melewati Mangunan-Imogiri Berdampak Sepi Pengunjung Wisata Hutan Pinus

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) – Meski bertepatan liburan panjang awal pekan ini, obyek wisata Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, terkesan sepi atau biasa-biasa saja alias tak mengalami lonjakan pengunjung.

Kondisi sepi tersebut diduga kuat sebagai dampak dari pelarangan bagi bus besar wisata melewati jalur Mangunan-Imogiri. Padahal jalur itu merupakan yang utama bagi bus-bus wisata luar kota dari arah timur yang hendak menuju Mangungan.

BACA JUGA: Terduga Pembakar Warung Ngaku Sakit Hati Pacarnya Diberhentikan Kerja

Diketahui, larangan jalur Mangunan-Imogiri diberlakukan karena kondisi jalannya yang berkelok dan naik-turun seringkali mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, terutama disaat hari-hari libur nasional.

Bahkan lakalantas di jalur tersebut merenggut korban jiwa dalam jumlah banyak. Sehingga Kepolisian dan Dinas Perhubungan memberlakukan larangan dengan memasang rambu.

Menurut Pengelola Wisata Mataraman Mangunan, Ipung, pada liburan Isra Miraj dan Imlek saat ini jumlah pengunjung Hutan Pinus terhitung terbilang sepi, seperti hari Minggu biasa.

BACA JUGA: Dam Srandakan Jebol, Dilarang Berhenti atau Parkir Kendaraan di Jembatan

“Selama lima hari terakhir masa liburan jumlah pengunjujgnya tidak mencapai 4.000 orang,” ungkapnya kepada yogyapos.com, Rabu (29/1/2025).

Itupun, tandasnya, jumlah setiap rombongan relatif tak banyak. Mereka bukan wisatawan-wisatawan rombongan, tetapi keluarga dan perorangan.

“Bus yang ada dilarang melewati jalur Mangunan dan diarahkan lewat Jalur Piyungan. Akibatnya armada enggan ke Dlingo,” imbuh Ipung. (Spd)

 


share on: