KUA Karanganom Luncurkan Program 'Kecantol Kamu' untuk Tekan Angka Perceraian

share on:
Kepala KUA Karanganom, Muslih || YP-Arifin

Yogyapos.com (KLATEN) - Peningkatan angka perceraian di Kabupaten Klaten mengundang keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali Kantor Urusan Agama (KUA) Karanganom, Klaten. Melalui inovasi program Kelas Calon Pengantin Online Menuju Karanganom Mantap dan Unggul alias Kecantol Kamu, gagasan KUA Karanganom, Klaten itu diharapkan mampu menekan angka perceraian yang terus meningkat.

Inovasi Kecantol Kamu adalah pendidikan kilat pra nikah bagi calon pengantin. Biasanya sebelum akad nikah, calon pengantin diwajibkan ikut pembekalan pendidikan. Pendidikan dilakukan selama tiga hari dengan materi UU perkawinan, kesehatan reproduksi, membangun ketahanan keluarga sampai komunikasi suami istri dari para penyuluh agama.

Tapi karena terbentur pandemi, sejak Januari 2021, pendidikan kilat pra nikah bagi calon pengantin di Karanganom Klaten dilakukan secara daring alias online lewat google meting dengan program Kecantol Kamu.

Kepala KUA Karanganom Klaten Muslih saat diwawancara mengakui kalau angka perceraian secara nasional, termasuk di Klaten meningkat tajam.

“Di provinsi lain itu mau sidang cerai itu harus antri. Banyak media dan penelitian grafik angka perceraian terus meningkat. Maka kami punya inovasi "Kecantol Kamu" yakni program Kelas Calon Pengantin Online Menuju Karanganom Mantap dan Unggul. Ini adalah program pendidikan pembekalan untuk calon pengantin. Kalau dulu tatap muka tiga hari, karena pandemi program itu lewat google meeting,” paparnya, Selasa (12/10/2021).

Pria yang juga bertugas sebagai pencatat pernikahan itu mengungkapkan dengan program Kecantol Kamu ini, pemerintah ingin membimbing calon pengantin itu lebih siap dan matang memasuki jenjang perkawinan.

“Hp saat ini menjadi salah satu sumber perselingkuhan. Ada kasus yang kami temui menjelang tidur, ada seorang istri memperhatiakan suaminya senyam – senyum sendiri dengan hapenya. Usut punya usut ternyata ada percakapan dengan istri orang lain. Lalu muncul konflik. Banyak bukti perceraian itu screenshoot percakapan (yang diindikasikan) perselingkuhan,” imbuhnya.

Maka kata Muslih program Kecantol Kamu ini menjadi pembekalan agar dalam perkawinan ini harus ada keterbukaan.

“Penting juga suami istri itu saling mengetahui teman percakapan dari pasangannya. Keterbukaan dan saling percaya itu penting,” pungkasnya. (Arifin)


share on: