Yogyapos.com (BANTUL) – Kegiatan ‘Jagongan Kaluraha’n bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencacatan Sipil Pemerintah DIY, KPH Yudanegara PhD, di Gedung Pertemuan Kalurahan Timbulharjo Sewon Kabupaten Bantul, Selasa (11/3/2025) malam.
“Saya mengharapkan adanya masukan dari panjenengan sedoyo. Harapannya semua yang diinginkan masyarakat dapat teramomodir, mumpung saat ini hadir sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah DIY,” ungkap KPH Yudanegara.
BACA JUGA: Serangan Oemoem 1 Maret Bantah Propaganda Belanda, Bukti Indonesia Eksis
Yudhanegara mengatakan, biasanya jika forum jagongan seperti ini para nara sumbernya hanya para Wakil, maka masukan masyarakat hanya akan tertampung dan akan disampaikan ke Kepala Dinas.
“Namun jika narasumber lengkap seperti ini, maka akan terakomodir dan direalisasikan karena sampai langsug ke Kepala Dinas,” tukasnya.
BACA JUGA: Ulama Al Azhar Kairo Lakukan Safari Ramadhan di Sleman, Disambut Wabup
Dalam acara ini, muncul aspirasi masyarakat sebagaimana disampaikan Subhan salah satu tokoh Masyarakat setempat yang menginginkan kejelasan status tanah desa dan tanah pasar.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan Dan Olahraga Kabuten Bantul, Nugroho Eko Susanto, meminta kejelasan status para guru yang ijazahnya bukan S1 khususnya di Wilayah Kabupaten Bantul.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Umumkan Gaji ke-13 bagi Aparatur Negara
Sementara Lurah Timbulharjo, Hanif Arkham Haibar, menyampaikan harapannya agar ada penyempurnaan aturan PPDB baru pada sekolah. Sehingga dapat memudahkan masyarakat yang memang membutuhkan pendidikan.
Aspirasi lainnya adalah tentang penanganan sampah. Acara ‘Jagongan’ dimeriahkan pula penampilan sholawatan Rodatan Jawa. (Spd)
